RADARINDO.co.id – Riau : Seorang petugas keamanan PTPN IV Regional 3 Kebun Benio, Indragiri Hulu, Riau, bernama Damrianis, diduga jadi korban penganiayaan secara bersama-sama, Minggu (02/11/2025) lalu.
Hingga kini, para pelaku dugaan penganiayaan sebanyak tiga orang, masing-masing berinisial SR alias Anggul, NN dan RR, masih bebas “gentayangan”.
Baca juga: Satpol PP Tanjungbalai Gelar Razia Gabungan Bersama Forkopimda dan Ormas
Menurut keterangan korban, insiden berawal saat dirinya menerima laporan dari seorang mandor, bahwa sawit milik Badan Usaha Milik Negara (BUMN), yang berada dibawah pengawasannya, dicuri “Ninja” alias maling sawit.
Mendapat laporan itu, korban langsung bergegas menuju lokasi. Setibanya dilokasi, korban mendapati dua orang sedang memanen sawit milik PTPN IV Regional 3.
Kemudian lanjutnya, kedua “Ninja” yang mengetahui kedatangan korban, langsung kabur menuju rumah salah satu terduga pelaku penganiayaan berinisial SR.
“Saat melihat saya datang, kedua pelaku yang sedang mencuri sawit langsung kabur menuju rumah SR. Saat saya datangi, saya malah dikeroyok oleh ketiga pelaku,” terang korban.
Akibat pengeroyokan tersebut, korban mengalami sejumlah luka, diantaranya kepala bagian belakang, punggung, serta lebam di wajah. Selanjutnya, korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke Mapolsek Kelayang.
Baca juga: Kapolres Sergai Resmikan Gedung SPPG II di Sei Bamban
“Atas pengeroyokan tersebut, saya melapor ke Polsek Kelayang guna mencari kepastian hukum dan keadilan. Saya berharap para pelaku segera ditangkap,” harapnya.
Sementara, Kapolsek Kelayang, Iptu Rudi Saputra SH MH, melalui Kanit Reskrim, Aiptu Kristianto Sinaga, mengatakan bahwa pihaknya sedang memproses kasus tersebut. “Sedang dalam proses,” ucapnya.
Sedangkan ketiga terduga pelaku, hingga berita ini dipublikasikan, Senin (11/10/2025), belum terkonfirmasi untuk dimintai tanggapannya terkait aksi dugaan penganiayaan tersebut. (KRO/RD/Tim)







