Sekda Tinjau Lokasi Banjir, Instruksikan Perbaikan Gorong2 di SDN 200510 Goti Padangsidimpuan

RADARINDO.co.id – Psp : Pasca banjir yang melanda Desa Goti dan Desa Manegen, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE kembali turun langsung ke lapangan  Rabu (15/04/2026).

Baca juga : Pemko Padangsidimpuan Berikan Tanda Jabatan Kepada Sekda dan Kepala OPD

Kali ini, peninjauan difokuskan di SDN 200510 Desa Goti yang turut terdampak banjir akibat meluapnya air dari saluran drainase dan gorong-gorong yang tidak berfungsi optimal. Genangan air sempat masuk ke area sekolah dan mengganggu aktivitas belajar mengajar.

Di lokasi, Sekda memimpin langsung koordinasi bersama dinas terkait untuk segera melakukan penanganan, khususnya pada gorong-gorong yang menjadi salah satu titik penyebab utama masuknya air ke lingkungan sekolah.

“Kita tidak ingin kejadian ini terus berulang, apalagi sampai mengganggu kegiatan belajar anak-anak. Karena itu, gorong-gorong yang menjadi penyebab utama harus segera diperbaiki agar aliran air bisa kembali normal,” tegasnya.

Ia juga menginstruksikan kepada dinas teknis agar segera melakukan perbaikan dan normalisasi saluran air di sekitar sekolah, termasuk pembersihan material yang menyumbat serta penataan ulang sistem drainase agar lebih efektif menampung debit air saat hujan deras.

Selain itu, Sekda turut mengajak pihak sekolah dan masyarakat sekitar untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, khususnya tidak membuang sampah ke saluran air yang dapat memicu terjadinya penyumbatan.

Baca juga : ETH Perihatin Maraknya Peredaran Sabu di Sumatera Utara

Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari rangkaian gotong royong yang telah diinstruksikan sebelumnya, dengan melibatkan pemerintah, dinas terkait, serta masyarakat setempat dalam upaya percepatan pemulihan pasca banjir. Pemerintah Kota Padangsidimpuan berkomitmen untuk terus melakukan penanganan secara berkelanjutan guna meminimalisir risiko banjir, khususnya di wilayah yang kerap terdampak seperti Desa Goti dan Desa Manegen. (KRO/RD/Thoms)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *