RADARINDO.co.id – Jakarta : Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, geram terkait banyaknya aduan masyarakat soal pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai.
Setelah membaca beberapa aduan yang masuk melalui pesan WhatsApp “Lapor Pak Purbaya”, dia menyadari kalau gebrakannya di tingkat pusat ternyata belum diimplementasikan oleh pegawai di tingkat bawah.
Baca juga: BNN Bongkar Laboratorium Sabu di Apartemen Tangerang
“Jadi saya baru tahu, walaupun kita sudah menggebrak-gebrak, masih ini dibawah seperti ini, artinya mereka enggak peduli, dianggapnya saya main-main,” ungkap Purbaya di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, dikutip Sabtu (18/10/2025).
Dia kemudian membacakan duan mengenai jual-beli pita cukai untuk digunakan oleh merek lain. Dia mengakui praktik ini sudah diketahuinya sejak lama.
“Ini sebenarnya kan sudah lama saya dengar. Saya pikir tadinya mulai berhenti ketika saya mulai ngomong-ngomong seperti itu. Ya sepertinya selama ini dianggapnya kalau Menteri jauh banget ke bawah, jadi nggak mungkin turun ke bawah,” katanya.
Atas dasar itu, kanal Lapor Pak Purbaya dirilisnya awal pekan ini. Sehingga banyak aduan dari sisi masyarakat. “Makanya saya set up pengaduan ini untuk menerima masukan langsung dari masyarakat. Kalau saya dari pusat kan orangnya paling sedikit. Ini kayak crowd reporting. Jadi semua kirim masukan ke saya,” jelasnya.
Baca juga: Jangan Sepele Sakit Kepala Tipe Ini, Bisa Jadi Pertanda Masalah Serius
Purbaya menegaskan, bakal melakukan penindakan hingga tingkat paling bawah. Meski diakuinya tidak seluruh aduan bisa ditindak. Namun, dengan sebagian akan ditindak tegas, dia berharap pegawai lain di wilayah berbeda akan berhenti melakukan pelanggaran. (KRO/RD/Lp6)







