DPRD Batu Bara Gelar Rapat Paripurna Penyampaian NOTA KUA-PPAS P.APBD TA.2022

RADARINDO.co.id – Batu Bara : DPRD Batu Bara kembali menggelar rapat Paripurna guna penyampaian NOTA KUA-PPAS P.APBD Tahun Anggaran 2022, Rabu, (27/072022).

Acara di ruang rapat Paripurna DPRD Kabupaten Batu Bara, Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.

Hadir pada rapat antara lain, Bupati Batu Bara diwakili oleh Wakil Bupati Batu Bara, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Batu Bara, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Batu Bara/Asahan.

Baca Juga : Hujan 10 Menit Jln Garu 6 Medan Amplas Terendam Banjir

Turut hadir Sekretaris Daerah Kabupayen Batu Bara, Kepala Dinas, Kepala Badan, Kepala Bagian dan Camat se-Kabupaten Batu Bara.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Batu Bara Safii, SH yang menyaksikan penyampain Nota KUA-PPAS P.APBD Tahun angaran 2022 dibacakan oleh Wakil Bupati Batu Bara Oky Iqbal Frima SE.

Dalam penyampaiannya Oky Iqbal Frima SE menyebutkan bahwa penyampaian rancangan kebijakan umum perubahan anggaran serta prioritas plafon anggaran sementara perubahan APBD TA.2022.

Dapat di sampaikan beberapa asumsi – asumsi dasar ekonomi makro dalam penyusunan perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P.APBD) Tahun Anggaran 2022.

Diantaranya sebagai berikut : pertumbuhan ekonomi Kabupaten Batu Bara diproyeksikan sebesar 2,5-4%; indeks pembangunan manusia (ipm) 68,72% tingkat kemiskinan 11,75% dan indeks gini sebesar 0,23%.

Kekuatan sumber daya merupakan peluang yang harus kita manfaatkan sebagai modal untuk mendorong terwujudnya pertumbuhan perekonomian daerah yang berkelanjutan dan pembangunan infrastruktur yang meningkatkan konektivitas serta menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Batu Bara.

Kebijakan umum perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah (P.APBD) TA.2022.

Secara ringkas sebagai berikut: Pendapatan daerah, Rencana target pendapatan daerah pada Perubahan APBD TA. 2022 sebesar Rp1.176.659.396.981.

Rincian sebagai berikut :
1. Target pendapatan asli daerah (PAD) sebelum Perubahan APBD 2022 sebesar Rp139.914.853.991 dan diperkirakan meningkat sebesar Rp13.722.459.949, sehingga menjadi Rp153.637.313.940, pada P. APBD TA 2022.

2. Pendapatan transfer sebelum perubahan APBD 2022 sebesar Rp999.793.254.229, diperkirakan meningkat sebesar Rp23.228.828.812, sehingga menjadi sebesar Rp1.023.022.083.041 pada P. APBD tahun 2022.

Baca Juga : Tewasnya Brigadir “J” KAMMI Minta Publik Percaya Kerja Timsus Dan Komnas HAM

Sudah direncanakan dalam perubahan APBD tahun 2022 ini, dapat terealisasi minimal 95% dan maksimal melebihi 100% pada 31 Desember 2022 nanti.

Tentang belanja daerah, Perubahan APBD TA. 2022 total belanja daerah ditargetkan sebesar Rp1.380.099.697.330.

Belanja operasi sebelum Perubahan APBD 2022 sebesar Rp845.556.127.015, dan diperkirakan meningkat sebesar Rp60.160.581.270. (KRO/RD/DHASAM)