DPRD Medan Rekomen Percepatan Peningkatan Layanan Kesehatan

9

RADARINDO.co.id-Medan: DPRD Medan dorong dan rekomendasikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Medan lakukan percepatan peningkatan mutu pelayanan di Puskesmas.

Sehingga, bentuk pelayanan prima yang ditekankan Walikota Medan bagi masyarakat dapat terealisasi.

Baca juga : Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Globalisasi

“Selama ini, pelayanan buruk di Puskesmas itu harus direformasi. Mulai dari sistem dan SDM tenaga medis serta fasilitas Puskesmas supaya ditingkatkan,” ujar Wakil Ketua Fraksi Gerindra DPRD Medan yang juga Ketua Pansus Haris Kelana Damanik ST saat pembahasan LKPJ Walikota Medan 2021 di gedung DPRD Medan, Senin (18/4/2022).

Menurut Haris Kelana, di selama ini di 41 Puskesmas terutama di wilayah Medan Utara, Belawan banyak dikeluhkan masyarakat karena buruknya pelayanan kesehatan.

Untuk itu kata Haris, anjuran Walikota Medan untuk harus menerapkan budaya 3 S (Senyum, Salam dan Sapa) di seluruh Puskesmas dan RS Pirngadi Medan segera dijalankan.

“Dengan 3 S akan membantu proses kesembuhan pasien secara psikologis. Sikap yang ramah wajib ditunjukkan seluruh tenaga medis baik di rumah sakit maupun Puskesmas. Baik perawat, bidan maupun dokter, termasuk karyawan/karyawati Rumah Sakit dan Puskesmas,” sebut Haris.

Sementara itu anggota dewan lainnya yang bergabung di Pansus Lkpj seperti Wong Cun Sen mengatakan agar ke 41 Puskesmas di Medan mendapat akreditasi. Begitu juga dengan dokumen AMDAL UKL/UPL supaya dipenuhi.

“Malu juga kita milik pemerintah tetapi tidak memiliki AMDAL sementara milik swasta diharuskan,” timpal Wang Cun Sen.

Begitu juga dengan pengurusan kartu BPJS PBI bagi warga miskin hendak nya tidak dipersulit.

“Dengan harapan program UHC (berobat gratis hanya menunjukkan KTP Medan ke Rumah Sakit kelas III) pada Tahun 2023 supaya terealisasi,” tandas Wong Cun Sen.

Sedangkan anggota Pansus lainnya Erwin Siahaan mengingatkan agar serapan anggaran di Dinkes Medan lebih dimaksimalkan.

Baca juga : PAD di PUD Pasar Kota Medan Bocor Rp1 Miliar

Jangan karena lemahnya pengawasan sehingga limbah medis mencari lingkungan dan berakibat fatal bagi kesehatan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan dr Taufiq Ririansyah yang hadir saat pembahasan Lkpj tersebut mengatakan, Dinkes Medan mendapat anggaran di Tahun 2021 sekitar Rp1 Triliun lebih dan terealisasi sekitar Rp 846 Miliar lebih atau sekitar 84 persen.

“Dengan petugas di resepsionis akan mampu memfasilitasi pasien dengan tenaga medis dan mudah berintegrasi. (KRO/RD/Ptr)