Jumlah Janda di Aceh Meningkat

113

RADARINDO.co.id – Aceh : Jumlah wanita yang menyandang status janda di Provinsi Aceh meningkat. Hal itu akibat meningkatkan kasus perceraian di daerah Serambi Mekkah belakangan ini.

Kasus perceraian yang terjadi di Aceh bukan hanya dilandasi faktor ekonomi atau perselingkuhan saja, namun juga ada yang menyukai sesama jenis. Dimana, ada ditemukan beberapa kasus suami ternyata suka dengan pria lain.

Hal itu diungkapkan Kepala Kanwil (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Aceh, Drs Azhari. Melansir tribunmedan.com, Sabtu (26/8/2023), Azhari menyampaikan bahwa secara persentase, angka perceraian tertinggi di Aceh yakni pada tahun 2021 hingga 2022, yang menyentuh angka sekitar 6.000 kasus.


Baca juga : Pasangan Sejoli Kepergok Mesum di Kuburan Cina

Setelah ditelesuri, banyak persoalan yang melatarbelakangi terjadi perceraian, seperti himpitan ekonomi, judi online (chip domino), narkoba, hingga KDRT.

“Sedih memang. Inilah perlu kampanye kita (agar kasus ini bisa diantisipasi). Sampaikan terus menerus meskipun tidak didengar. Karena bahaya narkoba juga akan membahayakan keluarga sampai terjadi perceraian,” ucap Azhari.

Selain itu lanjut Azhari, ternyata ada kasus lain yang lebih memilukan dan memalukan, apalagi Aceh sebagai daerah yang menerapkan syariat Islam. Azhari kemudian menceritakan pertemuannya dengan seorang dokter spesialis. Dari dokter tersebut, ia mendapat informasi bahwa perceraian juga disebabkan karena suami seorang h0mos3ksual. (KRO/RD/TRB)