RADARINDO.co.id : Meski merupakan salah satu sumber protein, namun ada kelompok orang yang harus membatasi untuk mengkonsumsi telur. Telur mengandung asam amino yang baik untuk tubuh.
Selain itu, telur juga mudah didapat dengan harga yang terjangkau. Namun, tidak semua orang bebas mengkonsumsi telur. Berikut beberapa kelompok orang yang harus membatasi konsumsi telur.
Baca juga: Sperma Mengendap Lama Bisa Bahaya, Beresiko Kanker Prostat
Memiliki masalah sirosis
Orang dengan penyakit hati lanjut, seperti sirosis atau gagal hati, dianjurkan harus membatasi konsumsi telur. Pada kondisi ini, asupan lemak sering kali perlu dikurangi untuk meringankan beban kerja hati.
Meski kolin dalam kuning telur dapat membantu metabolisme lemak hati, orang dengan penyakit hati berlemak tetap disarankan tidak mengonsumsi kuning telur secara berlebihan.
Memiliki riwayat alergi
Orang yang alergi dengan telur, tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi telur. Kondisi ini paling sering terjadi pada anak-anak dan dapat menimbulkan reaksi mulai dari gatal-gatal, gangguan pernapasan, hingga anafilaksis.
Kolesterol tinggi
Orang dengan kadar kolesterol tinggi atau gangguan lemak darah tertentu disarankan membatasi konsumsi kuning telur karena kandungan kolesterolnya. Namun, pada sebagian besar orang sehat, konsumsi 1-2 butir telur utuh per hari umumnya hanya memberikan dampak minimal terhadap kadar lipid darah.
Baca juga: Ketahui Waktu Paling Tepat Minum Kopi Agar Manfaatnya Maksimal
Memiliki penyakit ginjal kronis
Orang dengan penyakit ginjal kronis perlu mengatur asupan protein harian, seperti membatasi konsumsi telur. Namun, putih telur masih dapat dikonsumsi.
Pasalnya, putih telur merupakan sumber protein berkualitas tinggi dengan kandungan fosfor yang relatif sedang, selama jumlah total protein tetap dikontrol bersama dokter atau ahli gizi. (KRO/RD/CN)







