RADARINDO.co.id : Gagal jantung biasa terjadi ketika otot jantung tidak memompa darah sebagaimana mestinya. Ketika kondisi itu terjadi, darah sering tertahan dan cairan dapat menumpuk di paru-paru, sehingga menyebabkan sesak napas.
Kondisi seperti penyempitan arteri dan tekanan darah tinggi, secara perlahan membuat jantung terlalu lemah atau kaku untuk mengisi serta memompa darah dengan baik. Perawatan yang tepat dapat memperbaiki gejala gagal jantung dan dapat membantu beberapa orang hidup lebih lama.
Baca juga: Konsumsi Daun Ini Bikin Paru-paru Tetap Sehat
Perubahan gaya hidup dengan menurunkan berat badan, berolahraga, mengurangi garam, dan mengelola stres mampu mengurangi risiko gagal jantung. Berikut, tanda seseorang yang mengalami gagal jantung.
Lelah sepanjang waktu
Perasaan lelah sepanjang waktu merupakan slah satu tanda seseorang mengalami gagal jantung. Gejala ini termasuk kesulitan melakukan aktivitas sehari-hari, seperti berbelanja, menaiki tangga, membawa barang belanjaan, atau berjalan.
Seseorang mungkin juga merasa mengantuk setelah makan, merasa lemas pada kaki saat berjalan dan beraktivitas. Hal itu dapat terjadi karena jantung tidak dapat memompa darah yang cukup untuk memenuhi kebutuhan jaringan tubuh.
Batuk terus-menerus
Batuk atau mengi yang terjadi secara terus-menerus, bisa menjadi gejala seseorang mengalami gagal jantung. Gangguan tersebut terjadi karena cairan dari jantung bocor dan lama kelamaan menumpuk dalam paru-paru.
Sesak napas
Sesak napas terjadi saat beraktivitas (paling sering) atau saat beristirahat, menjadi salah satu gejala gagal jantung. Kondisi tersebut terjadi ketika darah menumpuk di pembuluh darah karena jantung tidak dapat mengimbau suplai darah.
Hal ini menyebabkan cairan bocor ke paru-paru. Kadang-kadang, sesak napas ini terjadi secara tiba-tiba pada malam hari, sehingga membuat seseorang sangat kesulitan untuk bernapas saat tidur.
Kurang nafsu makan
Kurang nafsu makan juga salah tanda tanda gagal jantung. Hal tersebut termasuk mual, perasaan kenyang atau sakit perut. Kondisi ini terjadi akibat sistem pencernaan menerima lebih sedikit darah, sehingga menyebabkan masalah pencernaan.
Denyut jantung meningkat
Seseorang yang mengalami atau menderita gagal jantung, akan merasakan peningkatan denyut jantung. Ketika mengalami kondisi tersebut, jantung seseorang berdebar-debar yang terasa seolah-olah organ itu berpacu.
Baca juga: Bikin Nyamuk Kabur, Tanam Ini di Rumah
Perubahan berat badan
Perubahan berat badan, baik itu kenaikan atau penurunan secara tiba-tiba dapat menjadi tanda bahwa seseorang mengalami gagal jantung. Kondisi itu terjadi karena berkurangnya aliran darah ke perut yang dapat mempersulit penyerapan nutrisi dari makanan. (KRO/RD/Komp)







