RADARINDO.co.id – Medan : Munculnya kasus meninggalnya Brigadir Joshua membuka tabir kinerja Polri. Sesungguhnya masyarakat meminta penyidikan harus dilakukan secara transparan dan akuntabel.
Ini merupakan pertaruhan untuk menjaga kredibilitas Institusi Polri sebagai penegak hukum di negeri ini secara benar.
Walaupun hingga saat ini tim Polri telah melakukan sejumlah upaya di mulai dari Otopsi, Otopsi ulang lagi terhadap jenazah Brigadir Joshua, pemeriksaan video rekaman CCTV disejumlah lokasi dan ada beberapa orang yang ditetapkan sebagai tersangka.
Baca Juga : Ihwan Ritonga Apresiasi Polda Sumut Grebek Operator Judi Online
Berbagai fakta fakta hukum tersebut sangat perlu untuk dibuka secara terang benderang kepada masyarakat, dan tidak perlu untuk ditutup tutupi karena bagaimanapun kelak anggota tubuh kita akan menjadi saksi bahkan berbicara tentang segala perbuatan yang kita lakukan dimuka bumi ini dan harus kita.
Ingat bahwa di akhirat kelak Semua anggota tubuh akan berbicara didepan Allah SWT. Kemudian ketika diakhirat kelak anggota tubuh yang menjadi saksi atas perbuatannya sendiri yang telah dilakukan semasa hidup didunia. Perdebatan perdebatan disana itu tdk pernah terjadi di dunia ini.
Perdebatan yang terjadi di hadapan Allah Azza Wa Jalla sebagai mana firman nya dlm QS.Fushilat 21 mengatakan: Dan mereka berkata kepada kulit mereka Mengapa kamu menjadi saksi terhadap kami ?.
Kulit mereka menjawab: yang menjadikan kami dapat berbicara adalah Allah, yang juga menjadikan segala sesuatu dapat berbicara dan Dialah yang menciptakan kamu yang pertama kali dan hanya kepada nya kamu dikembalikan.
Kasus meninggalnya Brigadir Joshua ini sebenarnya tidak begitu sulit tapi ini kelihatan amat sulit mengapa? Sebab para pelaku berusaha untuk tidak terlibat, sehingga para pelaku berupaya merekayasa kejadian.
Tapi itu semua sejatinya merupakan hukuman dari Allah terhadap mereka yang mungkin telah berbuat dzolim sebelum nya, kepada orang-orang yang telah menjadi korban mereka sehingga kisah mereka dibuka oleh Allah.
Disinilah Allah menunjukkan kekuasaan nya, kepada manusia bahwa bila Allah Tuhan yg maha kuasa sudah berkehendak maka semua itu akan dibuka pada waktunya.
Sekarang masyarakat menuntut kepada polisi selaku penegak hukum untuk membuka kasus meninggalnya Brigadir Joshua secara benar dan transparan tidak ada yang harus di tutup tutupi serta di rekayasa.
Pertanyaan beranikah polisi bertindak tegas. Kini polisi di persimpangan jalan. Seperti pepatah mengatakan: Bak buah simalakama “Ditelan mati mamak dibuang mati bapak”.
Mana yang akan dipertahankan institusi nama baik kepolisian agar citra Polri dinilai tetap baik Dimata masyarakat atau mempertahankan para pelaku pembunuhan yang merusak nama institusi Polri.
Baca Juga : Wawako Psp Lepas Kontingen Pramuka Ikuti Jamnas di Cibubur
Tapi kita percaya dan sangat yakin bahwa POLRI tetap akan bertindak JUJUR serta TRANSPARAN dalam bertindak sesuai Konstitusi Hukum yang berlaku di Indonesia.
Demikian penjelaskan Ketua PAC Gerindra Medan Amplas, Wardana Hasibuan SE, ketika duduk ngopi bareng bersama HS.Wirawan.S.Sos Penasehat PAC, Kamis (10/8/2022), pada RADARINDO.co.id di sekretariat Jln Garu 6 Medan. (KRO/RD/TIM)







