Ragam  

KPK dan BPK Periksa SPBU di Sejumlah Provinsi

Ilustrasi

RADARINDO.co.id – Jakarta : Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan secara maraton di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) disejumlah provinsi.

Sedikitnya, ada sejumlah SPBU di empat provinsi yang diperiksa, yakni Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Yogyakarta.

Baca juga: Ancaman Penipuan Digital di Indonesia Semakin Mengkhawatirkan

Kedua lembaga melakukan pemeriksaan dengan metode random sampling dari total 15 ribu SPBU yang proyek digitalisasinya terindikasi praktik korupsi.

Juru bicara KPK, Budi Prasetyo mengatakan, pemeriksaan tersebut tak hanya menyasar pada pengujian keandalan mesin electronic data capture (EDC) pada tiap SPBU tersebut. Penyidik juga mencurigai praktik lancung pada pengadaan sejumlah teknologi digital di pom bensin tersebut.

“Itu yang kemudian menjadi sampling yang dilakukan oleh penyidik KPK untuk melihat keandalan dari mesin EDC tersebut,” ujarnya, dikutip, Senin (03/11/2025).

Selain mesin EDC, sejumlah pengadaan digitalisasi SPBU juga terjadi pada tanki atau penyimpanan BBM, dan alat pengukur ketersediaan BBM. Seluruh proyek digitalisasi SPBU Pertamina tersebut melibatkan PT Telkom sebagai penyedia barang dan jasa.

Baca juga: Atasi Kredit Macet, BRI BO Kisaran Teken MoU dengan Kejari Batu Bara

“Ya oleh karena itu dalam penyidikan perkara ini KPK secara intens memanggil pihak-pihak dari PT Telkom untuk dimintai keterangan terkait dengan proses-proses pengadaannya,” kata Budi. (KRO/RD/bl)