Lapas Padangsidimpuan Bersihkan TPU dalam Rangka Peringatan HBP 2026

Lapas Padangsidimpuan gelar bakti sosial dalam rangka peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan 2026.

RADARINDO.co.id – P Sidimpuan : Dalam rangka memperingati Hari Bakti Pemasyarakatan (HBP) Tahun 2026, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menggelar kegiatan bakti sosial berupa pembersihan fasilitas umum di Taman Pemakaman Umum (TPU) Desa Purbatu, Kecamatan Pijorkoling, Rabu (08/4/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian nasional peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menitikberatkan pada aksi nyata di tengah masyarakat.

Baca juga: Walikota Pimpin Rapat Persiapan MTQ ke-58 Tingkat Kota Tanjungbalai

Bakti sosial yang dipusatkan di area pemakaman tersebut meliputi pembersihan lingkungan, merapikan area, serta penataan fasilitas umum guna menciptakan lingkungan yang bersih, asri, dan nyaman.

Kepala Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Mathrios Zulhidayat Hutasoit, memimpin langsung kegiatan yang turut dihadiri oleh pemerintah desa setempat dan aparat kewilayahan. Seluruh jajaran pegawai Lapas ikut berpartisipasi bersama warga binaan.

Dalam kegiatan ini, warga binaan menjadi bagian penting dari proses pembinaan kepribadian, dengan menanamkan nilai kepedulian sosial, tanggungjawab, serta semangat gotong-royong.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin menegaskan bahwa pemasyarakatan tidak hanya berorientasi pada pembinaan di dalam, tetapi juga mendorong kontribusi nyata bagi masyarakat. Ini menjadi bagian dari proses pembentukan karakter warga binaan agar lebih siap kembali ke lingkungan sosial,” ujar Mathrios.

Ia menambahkan, kegiatan bakti sosial ini juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara lembaga pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan masyarakat sekitar.

Baca juga: Peringati Hari Ginjal Dunia, RS Sri Pamela Tebing Tinggi Gelar Edukasi Kesehatan

Secara nasional, peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan tahun 2026 mengusung semangat penguatan peran pemasyarakatan yang humanis dan produktif, termasuk melalui kegiatan sosial yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga kebersihan fasilitas umum semakin meningkat, sekaligus mempererat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat sebagai bagian dari sistem pembinaan yang berkelanjutan. (KRO/RD/AMR)