RADARINDO.Co.Id – Jakarta : Menteri BUMN Erick Thohir berharap Holding pangan yang terbentuk lewat Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 118 Tahun 2021 yang telah direstui Presiden Joko Widodo dapat menciptakan transformasi ekosistem pangan nasional.Bahwa sektor pangan menjadi fokus utama dan adanya Holding BUMN Pangan diharapkan dapat menciptakan transformasi ekosistem pangan.
Baca juga : PTPN 4 PKS Gunung Bayu Berhasil Peroleh Sertifikat ISCC
Sektor pangan akan menjadi fokus utama untuk akhir tahun ini dan tahun depan, dan berharap Holding BUMN Pangan dapat memanfaatkan secara maksimal wilayah Indonesia sebagai negara agraris.”Dengan berfokus pada sistem rantai pasok pangan yang berorientasi pada pasar,” ujar Erick dalam keterangan tertulis yang diterima, Jumat (31/12).
Presiden Joko Widodo menyetujui pembentukan Holding Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Pangan. Hal ini ditandai dengan telah ditandatangani Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 118 Tahun 2021 Tentang Penambahan Penyertaan Modal Negara terhadap PT Rajawali Nusantara Indonesia (Persero) atau RNI.PP tersebut merupakan dasar terbentuknya Holding BUMN Pangan dan PT RNI ditetapkan sebagai Perusahaan induk Holding BUMN Pangan.
Karena itu, seluruh Penyertaan Modal Negara berupa saham yang ada di Anggota BUMN Pangan diantaranya PT Perusahaan Perdagangan Indonesia, PT Sang Hyang Seri, PT Perikanan Indonesia, PT Berdikari dan PT Garam dialihkan ke PT RNI sebagai induk Holding BUMN Pangan.Di sisi lain, Direktur Utama PT RNI (Persero) Arief Prasetyo Adi mengatakan terbentuknya Holding BUMN Pangan sejalan dengan dengan visi misi Pemerintah dalam melaksanakan transformasi sektor pangan.
Baca juga : 2 Bulan Merasa Aman, Pembobol Ruko Akhirnya Ditangkap
Hadirnya Holding BUMN pangan menciptakan transformasi ekosistem pangan yang terintegrasi dari hulu hingga hilir yang menjadi solusi untuk meningkatkan inklusivitas dan kesejahteraan petani, peternak, nelayan.(KRO/RD/MI)






