RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Pelaksana harian (Plh) Walikota Tanjungbalai, Fadly Abdina didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung bersama unsur Forkopimda serta sejumlah instansi terkait melakukan monitoring harga bahan pokok di Pasar Bahagia, Kota Tanjungbalai.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan jelang hari besar keagamaan nasional (HBKN) menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah tahun 2026.
Baca juga: Polres Binjai Gelar Patroli Skala Besar Pasca Pemadaman Listrik
“Kegiatan ini guna memastikan harga sejumlah bahan pokok di pasar tradisional Kota Tanjungbalai tidak mengalami kenaikan signifikan jelang Idul Adha tahun ini,” jelas Plh Walikota.
Selain melakukan monitoring harga pangan di lapangan, Pemerintah Kota Tanjungbalai juga mengambil langkah antisipasi untuk menekan lonjakan harga menjelang hari raya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM).
Ia juga mengatakan, jelang H-7 Idul Adha, Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama Forkopimda, Puri Pangan Sejati (PPS) dan Bulog melakukan pengecekan langsung harga bahan pokok di pasar tradisional.
“Secara umum komoditi bahan pokok di Kota Tanjungbalai masih normal. Namun memang ada fluktuasi harga yang cukup tajam pada komoditi bawang merah yang mengalami kenaikan sekitar Rp3 ribu hingga Rp5 ribu. Kemudian tomat juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi, biasanya Rp8 ribu hingga Rp12 ribu, sekarang mencapai Rp20 ribu per kilogram,” ujarnya.
Baca juga: Satreskrim Polres Binjai Ringkus Pelaku Curanmor
Meski demikian, ia menegaskan sebagian besar harga kebutuhan pokok lainnya masih relatif stabil. “Namun secara umum komoditi lainnya masih dalam tahap normal termasuk daging ayam dan telur, harganya masih stabil. Kondisi harga saat ini masih aman dan terkendali,” katanya. (KRO/RD/HAM)







