Sumut  

Sejumlah Kapolres Jajaran Polda Sumut Diganti

RADARINDO.co.id – Medan : Polri melakukan mutasi terhadap 734 perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen). Sementara, sejumlah Kapolres dijajaran Polda Sumatera Utara (Sumut), dimutasi. Diantaranya, Kapolres Dairi yang kini dijabat AKBP Faisal Andi Pratomo, menggantikan AKBP Agus Bahari Pranama Artha.

Kemudian, Kapolres Tapanuli Tengah dijabat oleh AKBP Boney Wahyu Wicaksono, yang sebelumnya bertugas sebagai Kapolres Nias Selatan. Ia menggantikan AKBP Basa Emden Banjarnahor yang akan berdinas menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau.

Baca juga: “Keloni” Istri Orang di Villa, Pak Kades Digerebek Warga

Kapolres Nias Selatan diisi AKBP Ferry Mulyana Sunarya, yang sebelumnya bertugas sebagai Kasubden Perintis 3 Denperintis Ditsamapta Korsabhara Baharkam Polri. Tak hanya Kapolres, Polda Sumut juga melakukan mutasi terhadap perwira lainnya.

AKBP Agus Bahari dimutasi menjadi Wakil Direktur Reserse Kriminal Umum (Wadir Krimum) Polda Bali. Sebelumnya, AKBP Faisal Andi menjabat Kasi Binyan SIM Subdit Sim Ditregident Korlantas Polri.

Waka Polrestabes Medan, AKBP Anhar Arlia Rangkuti dimutasi menjadi Kasubdit Intel Air Ditpolair Korpolairud Baharkam Polri. Sementara itu, jabatan Waka Polrestabes Medan kini masih kosong.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut akan diisi oleh Kombes Rudi Rifani, yang sebelumnya menjabat Direktur Polisi Air dan Udara Polda Sumut. Ia menggantikan Kombes Andry Setyawan, yang dimutasi menjadi peneliti ilmu Kepolisian Madya Tingkat II Puslitbang Polri.

Posisi Direktur Polisi Air dan Udara Polda Sumut bakal ditempati Kombes Pahala Hotma Mengatur Panjaitan, yang sebelumnya menjabat Dirpolairud Polda Kalimantan Tengah.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut AKBP Jose Delio Da Conceicao Fernandes akan bertugas menjadi penyidik tindak pidana muda TK I Bareskrim Polri. Saat ini, posisi Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut masih kosong.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi mengatakan, mutasi ataupun rotasi dalam tubuh Polri merupakan hal biasa demi penyegaran organisasi dan mengasah karier personel.

Baca juga: Liburan di Villa, Sekeluarga Tertimpa Tembok Runtuh

“Mutasi dalam organisasi Polri adalah bagian dari proses organisasi untuk terus bergerak dinamis dalam meningkatkan kinerja, keseimbangan. Memperluas pengalaman personel, memberikan motivasi, peningkatan karier, semangat dan motivasi,” ujarnya, Senin (30/12/2024).

Dijelaskan Hadi, mutasi juga bertujuan memberikan kesempatan personel untuk mendapat pengetahuan dan pengalaman baru. Mutasi Polri di penghujung 2024 ini tertuang dalam Surat Telegram (ST) resmi bernomor ST/2775/KEP.2024, ST/2776/KEP.2024, ST/2777/KEP.2024, dan ST/2778/KEP.2024. (KRO/RD/KOMP)