Tolak Outsourching, Karyawan PT Anugerah Grafika Mogok Kerja

RADARINDO.co.id – Pati : Protes terhadap rencana penerapan sistem alih daya atau outsourching yang akan diberlakukan oleh perusahaan, ratusan karyawan PT Anugerah Grafika, anak perusahaan PT Dua Kelinci, melakukan aksi mogok kerja, Selasa (22/4/2025).

Sekitar 190 karyawan perusahaan yang berlokasi di Sokokulon, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati yang terlibat dalam aksi ini, mengekspresikan ketidakpuasan mereka terhadap sistem alih daya yang dinilai merugikan mereka.

Baca juga: Viral, Oknum Polantas Diduga Pungli Pengendara

Salah satu karyawan yang enggan disebutkan namanya mengaku sudah lima tahun bekerja di perusahaan tersebut, tidak juga diangkat jadi karyawan tetap. “Sudah lima tahun kerja tidak juga jadi karyawan tetap, malah mau dibuat sistem outsourching,” ucapnya, melansir kompas, Rabu (23/4/2025).

Ungkapan tersebut mencerminkan kekecewaan karyawan yang merasa diabaikan setelah menghabiskan waktu cukup lama di perusahaan itu. Meskipun perwakilan manajemen perusahaan berupaya memberikan penjelasan terkait sistem outsourching, para karyawan tampak tidak menerima penjelasan tersebut.

Manager Operasional PT Anugerah Grafika, Agung Lestari, menjelaskan bahwa perusahaan terpaksa menerapkan sistem outsourching akibat pertimbangan kondisi operasional.

Agung mengungkapkan bahwa keengganan karyawan untuk bekerja dengan status pegawai outsourching merupakan alasan utama aksi mogok ini.

Baca juga: Tega Setubuhi Ponakan, Paman di Batu Bara Dipolisikan

Agung mengungkapkan bahwa pihaknya belum bisa menyampaikan rencana kedepannya. Situasi ini menjadi tantangan tersendiri bagi manajemen PT Anugerah Grafika dalam menjaga operasional dan hubungan dengan karyawan di masa mendatang. (KRO/RD/Komp)