Tuduh Selingkuh dengan Pria Lain, Suami Aniaya Istri

46

RADARINDO.co.id – Tangsel : Sebuah video yang memperlihatkan seorang pria menganiaya seorang wanita beredar di media sosial hingga viral. Dalam rekaman berdurasi 2 menit 13 detik itu, pria tersebut tampak memukul, menendang, dan mencekik leher si wanita.

Sementara itu, wanita tersebut tampak berusaha bangkit dari kursi untuk melepaskan diri dari amarah si pria. Video yang beredar luas tersebut pun sampai ke tangan Polisi. Mendapati video itu, pihak Kepolisian langsung bergerak untuk mengetahui kebenaran informasinya. Akhirnya didapat keterangan bahwa peristiwa itu terjadi di Cisauk, Tangerang.

Baca juga : Sadis, Ayah Potong Kelamin Anaknya Pakai Silet Saat Tidur

Pihak Polsek Cisauk pun bergegas meluncur ke tempat kejadian perkara (TKP). Polisi kemudian memperoleh informasi bahwa penganiayaan itu dilakukan seorang suami berinisial T (43) terhadap istrinya, K (44), beberapa waktu lalu.

Tak hanya itu, terungkap fakta bahwa video penganiayaan itu direkam oleh anak mereka sendiri yang menyaksikan langsung kejadian. Setelah video itu viral, pelaku langsung dibekuk Polisi.

Kanit Reskrim Polsek Cisauk, Ipda Margana membenarkan bahwa peristiwa itu terjadi di wilayahnya, tepatnya di RT 004 RW 002 Kelurahan Kademangan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan.

Margana menjelaskan, video yang menunjukkan T menganiaya K direkam oleh anak mereka yang berada di lokasi saat kejadian. “Pasangan suami istri, tapi pernikahan mereka tidak tercatat di KUA, nikah siri (sejak 2005). Mereka mempunyai dua orang anak,” jelas Margana dilansir dari kompas.com.

Margana mengungkapkan, KDRT itu berawal dari tuduhan perselingkuhan yang dilontarkan pelaku kepada istrinya. “Suaminya nuduh yang enggak-enggak. ‘Lu mau ngapain keluar, mau ngejablay ya?’,” kata Margana menirukan ucapan T.

Pernyataan itu dilontarkan T saat istrinya selesai masak untuk makan malam dan hendak keluar rumah menggunakan motor untuk membeli bensin. “Saat kejadian itu, Jumat malam istrinya pulang kerja jualan ayam geprek 17.30 WIB. Terus nyiapin bekal makanan buat suaminya yang masuk malam, sekuriti. Kemudian 18.30 WIB, istrinya mau keluar rumah mau beli bensin, ” jelas Margana.

Baca juga : Mahasiswa Penyandang Disabilitas Diduga Dianiaya Dosen

Tak terima dengan tuduhan suaminya, K tersulut emosi hingga adu mulut terjadi. Karena terbawa amarah, pelaku langsung memukul, menendang, menjambak, dan membenturkan istrinya ke kursi. Akibat kejadian itu, korban mengalami luka-luka memar di tubuhnya, yaitu luka di mulut, telinga bagian kanan belakang, pipi sebelah kiri, dan memar di leher.

Margana mengatakan, tindakan kekerasan itu sudah berulang kali dilakukan T terhadap K. Bahkan T pernah mengejar istrinya ke luar rumah sambil membawa golok. “Ada (fakta) yang baru. Ternyata pelaku ini sudah melakukan perbuatan itu lebih dari satu kali. Udah puluhan kali,” kata Margana.

Kini pelaku sudah mendekam di ruang tahanan Mapolsek Cisauk. Pelaku disangkakan melanggar Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan dengan ancaman penjara selama dua tahun delapan bulan. (KRO/RD/KOMP)