Walikota Inginkan Julukan Tanjungbalai Kota Narkoba Segera Berakhir

23

RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : WaliKota Tanjungbalai, H Waris Tholib, berkeinginan untuk merubah julukan Tanjungbalai sebagai kota narkoba nomor 1 di Provinsi Sumatera Utara, bisa segera berakhir dan berganti menjadi kota beriman dan kota yang baik.
Keinginan tersebut disampaikannya saat menghadiri pemusnahan barang bukti 16.197,91 gram (16 Kg) sabu, 10 ribu pil ekstasi dan 4,48 gram ganja, di aula Mapolres Tanjungbalai, Jumat (25/8/2023). Hadir dalam pemusnahan barang bukti narkoba itu, Kapolres AKBP Ahmad Yusuf Afandi dan unsur Forkopimda lainnya.

Baca juga : Calon Kades di Aceh Singkil Harus Bisa Baca Al Qur’an

“Saya mengapresiasi Polres Tanjungbalai dalam memberantas narkoba yang merupakan barang haram. Barang haram berarti tidak baik untuk di konsumsi, tidak baik di lakukan transaksi dan tidak baik untuk di lakukan,” katanya.


Untuk itu, kata Walikota, semua elemen dan stakeholder diperlukan satu komitmen dan keinginan untuk menjauhkan barang haram tersebut dari masyarakat Kota Tanjungbalai, sehingga dapat merubah label Tanjungbalai dari kota narkoba menjadi kota beriman.

Dan untuk mewujudkan keinginan tersebut, katanya, Pemkot Tanjungbalai selaku eksekutif bersama DPRD selaku legislatif telah membuat Ranperda dan telah mengesahkan Perda tentang pencegahan, pemberantasan, penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba (P4GN).

Kemudian, bersama BNN telah mencanangkan beberapa kelurahan di Tanjungbalai menjadi kelurahan bersih narkoba (bersinar)
Walikota berharap semua pihak dan elemen untuk berdoa agar persoalan narkoba di Tanjungbalai segera musnah dan hilang, untuk menyelamatkan masyarakat yang saat ini tidak mampu menahan diri untuk sebuah gengsi, ingin cepat kaya, serta ingin cepat memiliki semua dalam menjalani hidup ini dengan cara terlibat dengan peredaran narkoba.

Baca juga :Ka Rutan Kelas l Medan Terima Kunjungan Staf Khusus Menkumham

“Nasehat kepada tersangka segera kembali ke jalan yang benar untuk segera bertobat. Kasihani istri dan anak-anak mu dan generasi. Untuk apa hidup tidak punya arti, dunia tak selamat apa lagi di akhirat. Semoga dengan penindakan yang dilakukan kepolisian dapat memberikan efek jera bagi para tersangka, pelaku serta masyarakat untuk tidak terlibat dalam penyalahguna apalagi peredaran narkoba,” kata Waris.
(KRO/RD/CHB)