Warga Kecewa, Jalan di Kecamatan Gunung Malela Mirip Kubangan Kerbau

RADARINDO.co.id-Simalungun: Sejumlah warga di Kecamatan Gunung Malela mengaku kecewa terhadap kondisi ruas Jln Mulya Raya yang menghubungkan Nagori Margomulyo dengan Nagori Pamatang Gajing, Kecamatan Gunung Malela Kabupaten Simalungun.

Pasalnya kondisi Jln Mulya Raya yang membentang lebih kurang 1 kilometer tersebut mengalami tingkat kerusakan cukup parah.

Baca juga : Dana BLT-DD TA2022 Desa Kepau Jaya Siak Hulu Tersalurkan Kepada 156 KPM

Pantauan RADARINDO.CO.ID GROUP KORAN RADAR dilapangan, benar adanya jalan Kabupaten yang menghubungkan ke beberapa Nagori di Kecamatan Gunung Malela mengalami kerusakan cukup parah dan membahayakan pengguna jalan.

Anehnya lagi, jalan yang rusak mirip kubangan kerbau berada didepan kantor afdeling II PTPN3 Kebun Bangun.

Salah seorang warga yang tidak ingin disebut namanya mengatakan, kondisi jalan yang rusak tersebut berlangsung cukup lama.

“Awalnya tingkat kerusakannya tidak terlalu parah, namun karena tidak diperbaiki, lama-lama menjadi kubangan”, katanya, Sabtu (5/11/22).

Keluhan senada juga disampaikan Sani, warga Pamatang Gajing. “Hancur bang jalannya. Apalagi jika turun hujan, sudah macam kubangan kerbau dan berlumpur, terutama di depan mesjid pertigaan arah ke Sekolah Dasar Negeri,” keluhnya.

Bupati Kabupaten Simalungun diminta segera melakukan perbaikan. Mengingat jalan tersebut banyak dilalui kendaraan, karena merupakan jalan lingkar terdekat dari Negri Bayu dan Nagori Bukit Maraja menuju Pematang Siantar maupun sebaliknya.

Baca juga : Edy Tutup Porprov Sumut 2022: Bupati/Walikota Evaluasi Pembinaan Atlet

“Termasuk para pelajar atau orangtua yang mengantarkan anaknya sekolah, juga banyak melewati jalan ini,” tuturnya.

Sementara itu, ditempat yang berbeda banyak warga yang menyayangkan sikap Pemkab Simalungun yang tidak pernah turun langsung ke nagori.

Adanya anggota DPRD Simalungun dari Dapil Kecamatan Gunung Malela dan Pihak PTPN3 Kebun Bangun, seharusnya pihak perkebunan sudah bisa mengucurkan dana CSRnya untuk perbaikan jalan, ujar warga.

“Kami berharap bapak Bupati Simalungun, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Simlungun dan Pihak Perkebunan PTPN3 agar bisa melihat dan melakukan upaya perbaikan jalan ini,” tegasnya.

Hingga berita ini dilansir, Bupati Simalungun maupun manajer PTPN3 Kebun Bangun belum dapat di konfirmasi. (KRO/RD/RUD)