RADARINDO.co.id – Tapsel : PLTA Batangtoru terus menunjukkan komitmen pembangunan dalam upaya menjaga berkelanjutan lingkungan hidup serta mendukung konservasi alam dan keanekaragaman hayati di sekitar wilayah operasional.
Komitmen tersebut ditunjukkan perusahaan melalui berbagai pelatihan penyelamatan satwa liar yang dilaksanakan pada 25 hingga 26 April 2025 lalu. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan civitas proyek dalam menghadapi potensi interaksi negatif antara manusia dan satwa liar.
Baca juga: Polemik Mutasi Putra Try Sutrisno Letjen Kunto
Selain itu, guna membangun koordinasi efektif dengan pihak berwenang dan lembaga yang fokus bergerak dalam perlindungan dan pelestarian orangutan, khususnya dalam bidang penyelamatan satwa liar (wildlife rescue).
Fokus pelatihan meliputi mitigasi konflik manusia-satwa liar, identifikasi satwa liar, pengolahan informasi terkait situasi potensi interaksi negatif yang ada, teknik penghalauan/penggiringan dan teknik penyelamatan satwa liar yang aman, hingga prosedur rehabilitasi dan pelepasliaran satwa ke habitat alaminya.
Dalam kegiatan ini, selain paparan materi komprehensif yang disampaikan oleh pemateri, juga dilaksanakan simulasi lapangan untuk memberikan gambaran nyata saat situasi evakuasi satwa liar terjadi.
“Saat ini kami telah menyediakan peralatan dan bahan dasar untuk penyelamatan satwa liar, seperti kandang transport satwa liar, jaring orangutan, senapan bius, hingga perlengkapan medis,” sebut Manager Biodiversity PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE), Iqbal, dalam rilis resminya yang diterima, Senin (05/5/2025).
Iqbal berharap adanya peristiwa dan kondisi yang mengharuskan pihaknya untuk mengevakuasi satwa liar tertentu. Namun terangnya, pihaknya selaku pengelola PLTA Batangtoru harus mempersiapkan hingga kemungkinan skenario terburuk, seperti situasi evakuasi tersebut.
“Hubungan dan keterkaitan antara PLTA Batangtoru dengan hutan sebagai pengatur daur air, termasuk berbagai keanekaragaman hayati yang ada didalamnya sangatlah erat. Untuk itu kami akan terus berupaya untuk meningkatkan strategi pengelolaan kami,” ujarnya.
Pihaknya mengucapkan terimakasih kepada BBKSDA Sumatera Utara beserta jajarannya, di tingkat Bidang dan Seksi, atas segala pengawasan, kepedulian dan saran yang selalu diberikan.
Baca juga: Baru Seminggu Nikah, Suami Akhiri Hidup Gegara Istri Gemar Main TikTok
Selain itu, Iqbal juga mengucapkan terimakasih kepada tim HOCRU-OIC yang fokus terhadap perlindungan dan penyelamatan satwa liar, khususnya orangutan sebagai pemateri/trainer dalam kegiatan ini.
“Tidak lupa kami ucapkan terimakasih kepada masyarakat representatif dari desa-desa lingkar proyek PLTA Batangtoru yang turut serta dalam pelatihan,” ucap Iqbal. (KRO/RD/AMR)







