Stafsus Menteri Kehutanan Kunjungi Pesantren Al-Hidayah

RADARINDO.co.id – Deli Serdang : Dalam rangka mendukung ketahanan pangan dan energi, yang merupakan program andalan Presiden Prabowo Subianto, Stafsus Menteri Kehutanan, Dr Willie Smith, mengunjungi pondok pesantren Al Hidayah di Desa Sei Mencirim, Kabupaten Deli Serdang, baru-baru ini.

Baca juga: Korupsi Proyek Jalan di Sumut Terkuak, Jajaran Kementerian PU Bakal Dievaluasi

Pakar mikrobiologi yang juga seorang ahli lingkungan hidup, konservasionis, dan aktivis kesejahteraan hewan asal Belanda ini, dikenal sebagai ahli aren dan memiliki kontribusi besar dalam restorasi hutan, khususnya melalui pengembangan pertanian aren.

Dr Willie Smith yang juga penasehat Presiden Prabowo Subianto dibidang Kehutanan, sengaja datang ke Pesantren Al Hidayah binaan Densus 88 dan BNPT ini untuk melihat langsung penangkaran dan perkebunan aren di pesantren yang berbasis aren ini.

Kedatangan Dr Willie Smith ke pesantren yang didirikan eks teroris Ustadz Khairul Ghazali ini juga dalam rangka menyiapkan kawasan hutan untuk pengembangan bioetanol sebagai upaya mendukung target Presiden Prabowo dalam mensejahterakan masyarakat serta swasembada pangan dan energi.

Saat berada di perkebunan aren pesantren Al-Hidayah, Dr Willie Smits, seorang Ahli Konservasi, Mikrobiologi sekaligus pendiri Borneo Orangutan Survival Fondation (BOSF), memberikan banyak penjelasan dan share knowledge untuk pengembangan bisnis aren di pesantren Al Hidayah.

Dr Willie Smits juga melihat langsung proses pembuatan gula aren cair, gula cetak dan gula semut di rumah industri gula di pesantren tersebut, sekaligus memberikan arahan dan petunjuk untuk peningkatan produksi aren dari hulu dan hilir.

Kedatangan Dr Willie Smits yang turut didampingi pimpinan dan staf Dinas Kehutanan Sumut disambut pimpinan Pesantren Al Hidayah, Ustadz Khairul Ghazali dengan menyajikan menu-menu khas turunan aren.

Baca juga: Kadis PUPR Sumut Terjaring OTT, Ini Kata Gubernur

Seperti Kopi Nira, Dimsum Mentai bersaos Aren, Kolang Kaling yang menggunakan pemanis gula aren, lupis aren dan lain-lain, yang merupakan produk andalan pesantren Al Hidayah.

“Kepada kami dijelaskan banyak hal soal manfaat tanaman aren, yang ternyata memiliki fungsi ekologis dan fungsi ekonomis yang luar biasa,” ujar Ustadz Khairul Ghazali. (KRO/RD/Tim)