RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim menegaskan, bakal menggusur rumah warga yang berdiri di bantaran sungai di Lingkungan IV dan Lingkungan V, Kelurahan Sirantau, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai.
Baca juga: DPRD Pakpak Bharat Gelar Sidang Paripurna Hasil Reses ll Tahun 2025
Tindakan tersebut dilakukan guna mendukung program Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai dalam mengatasi persoalan banjir dan bagian dari proyek normalisasi sungai.
Walikota mengatakan, penggusuran rumah warga di dua lingkungan di Kelurahan Sirantau khususnya yang tinggal di bantaran sungai/daerah aliran sungai harus segera dilakukan sebagai bagian dari normalisasi sungai.
“Ya, kalau kita lakukan normalisasi pasti ada pembebasan lahan, enggak bisa enggak. Pembebasan lahan pasti harus dilakukan dan mau tidak mau, suka tidak suka harus dilakukan penggusuran warga dari tempat tinggal mereka saat ini,” kata Walikota saat bertemu warga didampingi Wakil Walikota, Muhammad Fadly Abdina, Kamis (07/8/2025).
Penggusuran tersebut dilakukan sebagai bagian dari pembebasan lahan di pinggiran sungai yang menjadi upaya penyelesaian banjir di wilayah Kecamatan Datuk Bandar dan sekitarnya.
Mengingat saat ini kondisi sungai sudah menyempit akibat perumahan warga yang tinggal di bantaran sungai dan juga sedimentasi sungai.
Mahyaruddin menyebut wacana penggusuran ini diperlukan sebagai bagian dari solusi untuk mengatasi permasalahan banjir yang kerap merendam kawasan permukiman warga di Kecamatan Datuk Bandar.
Usai bertemu warga, Walikota dan Wakil Walikota beserta OPD terkait meninjau rumah warga di sepanjang daerah aliran sungai yang rencananya akan dilakukan penggusuran dalam waktu dekat.
Baca juga: Mayoritas Anggota Komisi XI DPR Disebut Nikmati Dana CSR BI
Turut hadir dalam kegiatan itu, Staf Ahli Bidang Ekonomi dan Pembangunan sekaligus Koordinator Penataan Lingkungan dan Keindahan Kota Tajul Abrar, Kadis PUTR Tety Juliany Siregar, Plt Kadis Kominfo Heri Antoni.
Kemudian, Plt Kadis Perhubungan Elvandia, Plt Camat Datuk Bandar Indra Adiguna, Lurah Sirantau Jhon Erwin Damanik, serta Forkopimcam Datuk Bandar. (KRO/RD/HAM)







