Jember  

Polres Jember Bantah Bekingi Peredaran Kosmetik Ilegal

RADARINDO.co.id – Jember : Polres Jember melalui Kanit Tipidter, Ipda Harry Sasono, membantah adanya oknum anggota Polres Jember yang membekingi pemberitaan tentang peredaran kosmetik ilegal.

“Perlu kami tegaskan, setelah melakukan klarifikasi mendalam dengan berbagai pihak, baik dari internal kepolisian, masyarakat, hingga wartawan yang membuat pemberitaan tersebut, kami memastikan tidak ada sama sekali oknum anggota Polres Jember yang terlibat dalam membekingi peredaran kosmetik illegal,” ungap Ipda Harry dalam pernyataannya yang diterima, Rabu (01/10/2025).

Baca juga: Kapolres Labusel Bantu Warga Kurang Mampu

Sebagai bentuk keseriusan dalam menanggapi isu tersebut, Polres Jember bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) langsung turun ke lapangan untuk melakukan sidak di salah satu toko yang diduga menjual kosmetik ilegal tersebut.

Dalam sidak tersebut, merekan menemui pemilik dan sejumlah karyawan toko, sekaligus melakukan langkah-langkah penyelidikan lebihlanjut sesuai prosedur hukum yang berlaku.

“Saya ingin menegaskan kembali, bahwa tidak ada anggota Polres Jember, apalagi dari Unit Tipidter yang menjadi backup serta beking peredaran ataupun pemberitaan berkaitan dengan kosmetik ilegal yang sempat viral belakangan ini,” tukasnya.

Dikatakan Harry, pihaknya juga telah menelusuri informasi bahwa dalam salah satu tautan berita terdapat pihak yang mengaku sebagai oknum aparat yang melakukan komunikasi dengan jurnalis untuk menghalangi atau membatasi pemberitaannya.

“Namun dengan tegas saya sampaikan bahwa pihak tersebut bukan anggota Polres Jember, bahkan bukan bagian dari institusi kepolisian. Diduga kuat, mereka hanyalah pihak yang memiliki kepentingan pribadi tertentu dan mencoba menunggangi isu yang sedang beredar,” tegas Ipda Harry.

Polres Jember memegang teguh komitmen untuk memberikan kebebasan kepada para jurnalis dan insan pers dalam menjalankan tugasnya. Polres Jember juga mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media yang telah menyampaikan informasi melalui pemberitaan, sehingga dapat menjadi bahan untuk bergerak cepat melakukan penindakan di lapangan.

Baca juga: Cegah dan Berantas Korupsi, Polda Sumut Gelar Rakor Lintas Lembaga

“Polres Jember tidak memiliki tendensi apapun untuk membatasi kerja-kerja jurnalis, mendukung penuh transparansi informasi kepada masyarakat, karena dengan adanya kontrol sosial dan pemberitaan yang sehat, justru akan memperkuat sinergi antara aparat penegak hukum, media, dan masyarakat,” katanya.

Polres Jember berharap, kedepannya, baik masyarakat maupun rekan-rekan media dapat langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian apabila menemukan adanya aktivitas peredaran kosmetik ilegal atau bentuk tindak pidana lainnya. (KRO/RD/An)