ACEH  

Ketua PBN Aceh: Persoalan Tambang Ilegal Butuh Solusi Komprehensif

RADARINDO.co.id – Aceh : Ketua DPD Patriot Bela Nusantara (PBN) Aceh, Drs M Isa Alima, menyebut bahwa persoalan tambang ilegal di Aceh butuh solusi komprehensif dan berkelanjutan.

Hal tersebut dikatakannya menanggapi inisiatif Kapolda Aceh dalam mendeklarasikan “Green Policing”. Diharapkan, momentum “Green Policing” dimanfaatkan untuk mewujudkan legalisasi tambang rakyat yang berstandar lingkungan dan pemberdayaan masyarakat.

Baca juga: PT Inalum Resmi Dilaporkan ke Kejati Sumut Terkait Dugaan Korupsi Penerimaan Barang

Isa Alima mengapresiasi inisiatif Kapolda Aceh tersebut karena menurutnya sejalan dengan dukungan Wagub Aceh untuk memberantas praktik tambang ilegal. Namun, ia mengingatkan bahwa penegakan hukum saja tidaklah cukup.

“Kita mendukung penuh ‘Green Policing’ sebagai upaya penegakan hukum. Namun, penting diingat bahwa dibalik itu ada masyarakat yang menggantungkan hidupnya dari aktivitas ini. Karena itu, solusi yang kita tawarkan harus adil dan berpihak pada masyarakat,” tegas Isa Alima, dalam pernyataan tertulisnya yang diterima, Jum’at (03/10/2025).

PBN Aceh mendorong pemerintah daerah untuk proaktif memfasilitasi legalisasi tambang rakyat. Ia mencontohkan beberapa daerah yang berhasil menerapkan model ini dengan persyaratan ketat, seperti kewajiban melakukan reklamasi lahan pasca tambang dan penggunaan teknologi ramah lingkungan.

“Legalisasi ini memberikan kepastian hukum bagi masyarakat, meningkatkan pendapatan daerah, dan yang terpenting, meminimalisir kerusakan lingkungan,” jelasnya.

Selain itu, PBN Aceh juga menekankan pentingnya program pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan. Pemerintah dapat memberikan pelatihan keterampilan dan modal usaha kepada masyarakat, sehingga mereka memiliki alternatif penghidupan yang lebih baik dan ramah lingkungan.

“Pelatihan ini akan membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha di sektor lain, seperti pertanian organik, perikanan berkelanjutan, atau bahkan ekowisata,” ujar Isa Alima.

Baca juga: Pemko Tanjungbalai Bersama Forkopimda Laksanakan Aksi Bersih Sungai

PBN Aceh mengajak seluruh elemen, baik itu pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh masyarakat, hingga organisasi sipil, untuk bersinergi mewujudkan solusi yang komprehensif.

“Mari kita jadikan ‘Green Policing’ ini sebagai tonggak awal untuk mewujudkan Aceh yang lebih baik. Aceh yang lingkungannya lestari, masyarakatnya sejahtera, dan hukumnya ditegakkan dengan adil,” pungkas Isa Alima optimis. (KRO/RD/IS)