Danantara Kucurkan Rp371 Triliun untuk Sektor Perkebunan Hingga Peternakan

RADARINDO.co.id – Jakarta : Pemerintah menyiapkan investasi senilai Rp371 triliun untuk mempercepat hilirisasi sektor pertanian, perkebunan, hortikultura, dan peternakan.

Langkah ini ditargetkan mampu menciptakan sekitar 3 juta lapangan kerja baru dalam tiga hingga empat tahun mendatang.

Baca juga: Kapolres Pelabuhan Belawan Salurkan Sembako untuk Korban Banjir Rob

Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman mengatakan, rencana investasi tersebut merupakan hasil rapat finalisasi lintas kementerian dan lembaga bersama Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani.

“Total rencana investasi kurang lebih Rp329 triliun, dan total keseluruhan mencapai Rp371 triliun untuk sektor pertanian, pangan, peternakan, hortikultura, dan perkebunan,” ujar Amran dalam konferensi pers di Kementan, Jakarta Selatan, Jum’at (07/11/2025).

Dijelaskannya, proyek hilirisasi akan difokuskan pada komoditas unggulan seperti kelapa, kakao, mente, kelapa sawit, serta pengembangan peternakan ayam pedaging dan telur terintegrasi.

Pemerintah juga menyiapkan anggaran khusus sebesar Rp20 triliun untuk memastikan ketersediaan pasokan ayam dan telur nasional agar tidak terjadi kekurangan di masa depan, terutama untuk memasok program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Hilirisasi dinilai dapat memberikan nilai tambah signifikan bagi ekspor komoditas, khususnya kelapa yang saat ini menjadi salah satu ekspor utama Indonesia.

Baca juga: APH Didesak Usut Insiden Ledakan di SMAN 72 Jakarta Utara

Menurutnya, potensi nilai ekspor kelapa bisa meningkat hingga puluhan kali lipat setelah industri hilir berjalan penuh. Ia mencontohkan harga kelapa di Maluku Utara yang semula Rp600 per biji kini naik menjadi Rp3.500 per biji setelah program hilirisasi berjalan.

Selain itu, pemerintah juga menargetkan swasembada gula putih pada tahun depan dan swasembada gula kristal dalam tiga hingga empat tahun kedepan. (KRO/RD/Cnn)