Rebusan Kayu Manis Mampu Kurangi Bau Mulut, Ini Khasiat Lainnya

RADARINDO.co.id : Kayu manis adalah rempah-rempah yang dikenal sebagai obat dan sering ditambah dalam bumbu masakan. Kayu manis berasal dari potongan batang pohon kayu manis.

Bagian kulit batang pohonnya kemudian diekstraksi. Saat mengering, ia akan membentuk seperti potongan-potongan yang menggulung menjadi gulungan. Nah, itu lah yang disebut kayu manis.

Baca juga: Harus Tahu, Kebiasaan Pagi Ini Bisa Bikin Merusak Jantung

Rebusan kayu manis dipercaya sangat berkhasiat untuk mengobati berbagai penyakit. Kayu manis mengandung antioksidan yang kuat, seperti polifenol. Berikut manfaat rebusan kayu manis untuk kesehatan.

Kurangi Bau Mulut

Sifat anti jamur dan anti bakteri pada kandungan Cinnamaldehyde, bisa mengurangi infeksi dan membantu mengurangi bau mulut.

Pengawet Alami

Kuatnya antioksidan polifenol rempah, membuat kayu manis bisa digunakan sebagai alternatif untuk pengawet makanan alami. Antioksidan dalam kayu manis memiliki efek anti-inflamasi, yang dapat membantu menurunkan risiko penyakit.

Melawan Virus HIV

Rebusan kayu manis dianggap bisa membantu melawan HIV-1, jenis virus Human immunodeficiency virus (HIV) yang paling umum pada manusia. HIV merupakan virus yang secara perlahan merusak sistem kekebalan tubuh.

Sebuah penelitian laboratorium yang mengamati sel yang terinfeksi HIV, menemukan bahwa kayu manis menjadi pengobatan yang paling efektif, dari semua 69 tanaman obat yang diteliti.

Melawan Infeksi

Kayu manis bermanfaat untuk membantu tubuh melawan infeksi dan memperbaiki kerusakan jaringan. Studi yang dilakukan Dhanushka Gunawardena dkk, dari University of Western Sydney, menunjukkan bahwa antioksidan dalam kayu manis memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat.

Turunkan Risiko Penyakit Jantung

Khasiat kayu manis juga dipercaya mampu mengurangi risiko penyakit jantung. Dimana penyakit jantung merupakan penyebab paling umum kematian di dunia.

Baca juga: Ketahui Manfaat Buah Delima Bagi Ibu Hamil

Kurangi Tekanan Darah

Pada orang dengan diabetes tipe 2, sekitar setengah sendok teh kayu manis per hari telah terbukti memiliki efek menguntungkan pada penanda darah. Sejumlah penelitian telah mengkonfirmasi kalau efek anti-diabetes dari kayu manis, menunjukkan kayu manis bisa menurunkan kadar gula darah sebesar 10-29%.

Berpotensi Cegah Kanker

Penggunaan kayu manis telah dipelajari secara luas untuk potensi dalam pencegahan dan pengobatan kanker. Penelitian pada tikus dengan kanker usus besar, mengungkapkan kayu manis adalah aktivator ampuh enzim detoksifikasi di usus besar, yang melindungi dari pertumbuhan kanker. (KRO/RD/Dtk)