BUMN  

PTPN IV PalmCo Kerahkan Alat Berat Perbaiki Tanggul Jebol

RADARINDO.co.id – Langkat : Perbaikan darurat tanggul jebol di Dusun Rakyat Rejo, Desa Sukaramai, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, mulai dilakukan pada beberapa pekan lalu.

Tanggul yang ambrol akibat derasnya arus sungai ini sempat menimbulkan kekhawatiran warga karena berpotensi menyebabkan banjir susulan, terutama dengan curah hujan yang masih tinggi di wilayah tersebut.

Baca juga: Mentan Dorong Hilirisasi Perkebunan, PTPN Group Siap Perkuat Swasembada Gula Nasional

Pantauan di lapangan menunjukkan sejumlah alat berat mulai bekerja melakukan peninggian tanggul di beberapa titik kritis. Pengerahan alat ini difasilitasi oleh PTPN Group melalui PTPN IV PalmCo Regional II Kebun Sawit Seberang, yang sebelumnya juga ikut terlibat dalam penanganan darurat banjir di sejumlah daerah di Sumatera Utara dan Aceh.

Sejak bencana terjadi, perusahaan BUMN ini telah menurunkan lebih dari 20 unit alat berat untuk membuka akses, memperbaiki badan jalan, serta menormalisasi aliran air di beberapa wilayah yang terdampak.

Direktur Utama PTPN IV PalmCo, Jatmiko K. Santosa, mengatakan bahwa percepatan pemulihan menjadi perhatian utama bagi pihaknya.

“Masyarakat membutuhkan percepatan pemulihan di wilayah terdampak. Selama pemulihan belum selesai, PalmCo tidak akan berhenti. Karena bagi kami, membantu masyarakat adalah tanggungjawab dan komitmen kemanusiaan,” ujarnya, dalam keterangan tertulis, Senin (05/1/2026).

Jatmiko menjelaskan bahwa pengerahan alat berat ke Sukaramai dilakukan setelah adanya koordinasi dengan pemerintah daerah serta pemantauan kondisi aliran sungai yang menunjukkan peningkatan debit air.

“Ini penanganan darurat untuk menahan luapan air, sebelum nantinya ada intervensi teknis jangka panjang dari pemerintah provinsi,” tambahnya.

Baca juga: Sepanjang 2025, PTPN IV Regional 3 Tanam 10.500 Pohon di Riau

Perwakilan UPTD Dinas PUPR Provinsi Sumatera Utara turut hadir meninjau perbaikan tanggul tersebut. Ia menyebutkan bahwa tanggul yang jebol ini menjadi salah satu pemicu banjir di beberapa desa sekitar aliran sungai.

Sementara, Camat Padang Tualang, Muhamad Izwanda, yang berada langsung di lokasi kegiatan mengatakan bahwa peninggian tanggul merupakan langkah yang sangat mendesak. (KRO/RD/Red)