RADARINDO.co.id – Tanjungbalai : Walikota Tanjungbalai, Mahyaruddin Salim
membuka kegiatan sosialisasi dan Rapat Kordinasi (rakor) Pengelolaan Lingkungan Hidup, Perizinan dan Ketenagakerjaan, di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Walikota Tanjungbalai, Kamis (02/4/2026).
Pertemuan ini turut dihadiri perwakilan Kejari Tanjungbalai, Asisten Ekbang Tajul Abrar Ritonga, para pimpinan OPD terkait, para stakeholder, pengusaha gudang ikan dan undangan lainnya.
Baca juga: Wakil Walikota Tanjungbalai Pantau Pelaksanaan Program MBG di Sei Raja
Permasalahan lingkungan hidup menjadi isu yang vital dan menjadi atensi pemerintah serta masyarakat pada beberapa bulan belakangan ini khususnya yang berada di Kecamatan Teluk Nibung.
Diketahui bersama pada pencemaran limbah yang bersumber dari gudang ikan maupun sektor industri lainnya menjadi keluhan warga sekitar Teluk Nibung.
Walikota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyampaikan, permasalahan yang dihadapi ini sangat penting bagi semua unsur baik pihak industri, maupun para pelaku usaha gudang ikan.
Walikota mengatakan, langkah yang dihadapi adalah melakukan pengawasan dan pembinaan bagi seluruh pelaku usaha yang bergerak dalam sektor perikanan, gudang ikan dan industri lainnya.
Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui dinas terkait baik Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Tenaga Kerja, serta Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) meminta memberikan solusi terbaik untuk permasalahan limbah yang dihasilkan dari gudang ikan dan industri lainnya.
Baca juga: Polsek Padang Bolak Ungkap Peredaran Sabu di Portibi, Dua Pria Ditangkap
“Tantangan yang dihadapi saat ini ialah mampu bersama-sama kolaborasi antara pemerintah, stakeholder, pelaku usaha, industri dan masyarakat. Maka ini akan menjadi titik temu untuk bisa mencegah pencemaran lingkungan di Kota Tanjungbalai khususnya di sekitaran Kecamatan Teluk Nibung,” ungkapnya. (KRO/RD/HAM)







