RADARINDO.co.id – Labuhan Deli : Jajaran Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Labuhan Deli mengikuti rapat Analisis dan Evaluasi (Anev) Capaian Kinerja Triwulan I Tahun 2026 secara virtual di Ruang Telekonferensi, belum lama ini.
Rapat dipimpin langsung oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, didampingi Wakil Menteri, Silmy Karim.
Baca juga: Polresta Deli Serdang Ungkap Peredaran Narkoba di Pantai Labu
Agenda ini bertujuan untuk mengukur efektivitas program kerja serta memperkuat integritas pegawai di lingkungan kementerian.
Dalam arahannya, Menteri Agus Andrianto memberikan peringatan keras kepada seluruh jajaran untuk menjaga integritas dan profesionalisme. Ia menekankan agar tidak ada petugas yang terlibat dalam praktik ilegal.
“Setiap bentuk pelanggaran, terutama penyalahgunaan narkoba dan praktik makelar kamar, akan ditindak tegas sesuai ketentuan yang berlaku. Tidak ada kompromi, sanksi berat menanti bagi pelanggar,” tegas Agus.
Dalam rapat tersebut, Sekretaris Jenderal Asep Kurnia memaparkan bahwa capaian kinerja kementerian pada Triwulan I telah menyentuh angka 36,99% dari target tahunan.
Sementara itu, Sekretaris Inspektorat Jenderal Ika Yusanti melaporkan capaian unitnya sebesar 32% dengan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) mencapai 95,95%, yang mencerminkan pengelolaan anggaran akuntabel.
Di sisi teknis, Direktur Jenderal Pemasyarakatan, Mashudi, mencatat capaian kinerja sebesar 33%. Namun, ia juga memaparkan data evaluasi terkait temuan hasil tes urine yang menunjukkan adanya penyalahgunaan narkoba oleh oknum pegawai dan warga binaan sebagai bahan perbaikan internal ke depan.
Baca juga: Ketua DPP Elang 3 Hambalang Apresiasi Kapolda Sumut Terima Penghargaan dari Kapolri
Sementara, Kepala Rutan Kelas I Labuhan Deli, Eddy Junaedi, menyatakan bahwa arahan dari pusat akan segera diimplementasikan melalui penguatan pengawasan internal di unitnya.
“Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi kami untuk meningkatkan kualitas pelayanan serta memperketat pengawasan agar Rutan Labuhan Deli bersih dari segala bentuk penyimpangan,” pungkas Eddy. (KRO/RD/Zairul Anwar)







