RADARINDO.co.id – Deli Serdang : Ratusan massa aliansi peduli masyarakat keadilan (AMPK) datangi kantor Kejaksaan Negeri Deli Serdang.
Masa sebanyak ratusan orang mengendarai sepeda motor, mobil pick up dan mobil pribadi tersebut, mendesak agar Kajari Deli Serdang, mengusut dugaan korupsi oknum Kades, Rabu (06/07/2022) siang.
Baca Juga : Satgas Pangan Tebing Tinggi Sidak Kebutuhan Bahan Pokok di Lapangan
Masa yang mengatasnamakan Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (AMPK) mendesak pihak Kejaksaan segera menetapkan tersangka bagi oknum Kepala Desa yang diduga korupsi dana Bumdes.
“Selama ini dana desa atau Bumdes sudah menjadi ajang bagi bagi. Kita sekarang hanya orasi di depan kantor Kejaksaan menunggu janji mereka satu minggu lagi untuk menetapkan tersangka,” ujarnya dalam orasi APMK.
Lebihlanjut dikatakanya, kita sudah berikan data kepada Kejaksaan Deli Serdang. Kami masih menunggu sikap tegas kapan para Kades Koruptor dana desa segera diadili, tegas pendemo.
Salah seorang masa AMPK yang dimintai keterangan disela-sela aksi dana desa se kabupaten Deli Serdang diduga sarat korupsi.
Kejari Deli Serdang agar tidak tebang pilih mengusut dana desa yang diduga “digerogoti” oknum Kades dan kawan-kawan.
Baca Juga : Ketua Kadin Batu Bara Hadiri Acara Doa Bersama Warga Petani Turun Benih
“Usut dugaan korupsi dana desa Ramunia I, termasuk Desa Gunung Paribuan dan desa lainya. Jika tidak diindahkan kami akan sampaikan ke Jampidsus Kejaksaan Agung,” ucapnya.
Akibat aksi tersebut Jalan Sudirman Lubuk Pakam sempat mengalami macet total karena para aksi demo selain datang dengan ratusan sepeda motor dengan berkompoi.
Hingga berita ini lansir, Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Desa maupun Kajari Deliserdang belum bisa dikonfirmasi.
(KRO/RD/ABG)







