RADARINDO.co.id – Medan : Berupaya kabur saat pengembangan, dua pelaku pencurian kenderaan bermotor (curanmor) di Medan, terpaksa dihadiahi timah panas alias ditembak pada bagian kakinya.
Dimana, kedua pelaku pencurian sepedamotor tersebut berupaya kabur dengan mendorong petugas Polisi ke parit. Meski telah diberikan tembakan peringatan, namun keduanya tetap berupaya kabur, sehingga terpaksa ditembak di bagian kaki.
Baca juga: Polsek Sunggal Gerebek Sarang Narkoba di Sei Mencirim, 2 Orang Diamankan
Kanit Reskrim Polsek Medan, Area Iptu Dian Simangunsong menyebut, pencurian itu terjadi Jalan Tangguk Bongkar, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Rabu (28/5/2025).
Kejadian berawal saat korban Hapis Lase (35) memarkirkan sepedamotornya di garasi rumahnya, Selasa (27/5/2025) malam. “Korban memarkirkan motornya dalam keadaan stang tidak terkunci dan kunci kontak masih melekat di motor,” kata Dian, Sabtu (31/5/2025).
Saat itu katanya, pintu garasi korban dalam keadaan digembok. Namun, kunci gembok diletakkan di tiang jendela rumahnya. Usai bangun tidur pada pagi harinya, korban melihat sepedamotornya telah hilang dan pintu garasi telah terbuka.
Atas kejadian itu, korban membuat laporan ke Polsek Medan Area. Pihak kepolisian pun langsung menyelidiki laporan itu dan menangkap dua pelaku di tempat yang berbeda, Kamis (29/5/2025).
Keduanya, yakni RU (36) dan GS (52) yang merupakan residivis kasus pencurian. “Dari hasil interogasi, tersangka RU mengakui pencurian sepedamotor milik korban bersama dengan tersangka GS,” jelasnya.
Kedua pelaku membawa sepedamotor hasil curiannya itu ke tanah garapan Jermal XV. Kemudian, pelaku RU menyerahkan motor itu kepada pelaku berinisial H untuk dijual.
“Tersangka menyerahkan sepedamotor ke H (DPO) untuk dijual, akan tetapi setelah dibawa oleh H, sampai seharian H tidak kembali,” jelasnya.
Petugas kepolisian kemudian membawa kedua pelaku ke tanah garapan Jermal XV untuk mencari keberadaan pelaku H. Namun, saat proses pencarian itu, kedua pelaku mencoba melarikan diri dengan mendorong personel polisi bernama Aiptu Yakub Sitorus ke parit.
Baca juga: Diduga Salahgunakan Dana BOS, Kepala SMAN 1 Ujung Batu Dinonaktifkan
“Kedua tersangka mencoba melarikan diri dengan mendorong Aiptu Yakub Sitorus ke parit, sehingga tim melepaskan tembakan peringatan ke udara sebanyak dua kali dan tidak dihiraukan oleh para tersangka. Kemudian, tim melumpuhkan kedua tersangka dengan menembak kaki kedua tersangka,” pungkasnya. (KRO/RD/Dtk)







