RADARINDO.co.id – Jakarta : Demi terciptanya kesejahteraan pekerja dan keberlanjutan usaha secara berimbang, Hari Buruh Internasional 2025 dimaknai sebagai simbol keberhasilan transformasi perusahaan yang mumpuni melalui kolaborasi harmonis antara PalmCo dengan serikat pekerja.
Direktur Utama (Dirut) PTPN IV PalmCo, Jatmiko Santosa menyebut, kolaborasi antara manajemen dan serikat pekerja menjadi salah satu faktor kunci yang membuat proses transformasi berjalan dengan baik.
Baca juga: Kafilah Sayur Matinggi Raih Juara Umum MTQ ke-57 Tingkat Tapsel
“Proses merger bukanlah hal yang mudah. Namun sinergi dengan serikat pekerja menjadi kunci utama, sehingga proses integrasi ini dapat berjalan ‘on the track’ dan memberikan hasil yang baik, tidak hanya bagi perusahaan tetapi juga bagi seluruh insan pekerja,” kata Jatmiko dalam keterangannya di Jakarta baru-baru ini.
Menurut Jatmiko, perubahan fundamental tidak akan berhasil tanpa adanya kepercayaan dari masing-masing pihak. PTPN IV PalmCo dan serikat pekerja menjadikan Hari Buruh Internasional 2025 sebagai refleksi keberhasilan kolaborasi dalam mendukung transformasi perusahaan yang berkelanjutan dan berpihak pada kesejahteraan pekerja.
Transformasi itu merupakan buah dari merger yang dilakukan pemerintah, menyatukan berbagai anak usaha PTPN ke dalam tiga subholding, termasuk penggabungan bisnis kelapa sawit ke dalam PTPN IV PalmCo.
Seluruh sistem dan struktur perusahaan diselaraskan dalam proses merger ini, termasuk visi kolektif dari manajemen, pekerja dan organisasi yang mewadahi aspirasi serta komitmen kerja di setiap unit.
Lima serikat pekerja eks PTPN III, IV, V, VI, dan XIII bersatu dalam Serikat Pekerja Perkebunan Nusantara (SPBUN) Tingkat Perusahaan PTPN IV PalmCo melalui Musyawarah Nasional pada Juli 2024 lalu.
Sementara, Direktur SDM dan Teknologi Informasi PTPN IV PalmCo, Suhendri menambahkan, SPBUN tingkat regional sepakat menggunakan PKB Tahun 2023 sebagai dasar hubungan kerja hingga penyusunan perjanjian baru rampung Oktober 2025.
“Kami sangat menghargai kematangan hubungan industrial yang telah dibangun oleh SPBUN bersama manajemen. Proses ini tidak hanya tentang harmonisasi administratif, tetapi juga membuktikan bahwa transformasi bisa berjalan selaras dengan perlindungan terhadap hak-hak pekerja,” pungkasnya.
Sedangkan, Ketua Umum SPBUN Tingkat Perusahaan PTPN IV PalmCo, Muhammad Iskandar menegaskan, serikat pekerja kini memiliki peran strategis tidak hanya sebagai penyambung aspirasi, tetapi juga mitra perusahaan dalam mengawal transformasi yang berdampak langsung pada kesejahteraan pekerja secara konstruktif.
Baca juga: DPO Kasus Begal Tembak Polisi Saat Akan Ditangkap
Ia menekankan pentingnya menjaga persatuan di tengah restrukturisasi agar tidak disusupi kepentingan sepihak, sembari terus mendorong budaya kerja profesional dan terbuka dalam bingkai kesejahteraan kolektif yang berkelanjutan. (KRO/RD/Tim)







