Erick Thohir : BUMN yang Lebih Banyak Rugi Ketimbang Untung, Artinya Bodoh

RADARINDO.co.id – Jakarta : Menteri BUMN, Erick Thohir, menyindir Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang mengalami banyak kerugian. Erick menyebut, jika BUMN lebih banyak mengalami kerugian ketimbang untung, maka artinya bodoh.

Baca juga :  KPK Kembali Lakukan OTT Anggota DPRD Jawa Timur

“Bukan sakit, nggak bermasalah. Begini, kalau usaha itu ada untung ada rugi. Cuma kalau lebih banyak rugi ketimbang untung, bodoh atau pintar?. Ya bodoh,” ungkap Erick di sela-sela acara Mandiri Investment Forum 2023 di Hotel Fairmont Jakarta Selatan, dilansir dari detik, Jum’at (03/2/2023).

Diungkapkan Erick bahwa saat ini total BUMN di Indonesia ada 41, dan 9 BUMN diantaranya masih mengalami kerugian. Meski begitu terang Erick, kumulatif laba bersih kuartal III mencapai Rp 155 triliun.

Baca juga : Kejagung Periksa SIS dan FB Terkait Dugaan Korupsi Impor Garam Industri

“Insya Allah kalau tahun 2021 kita bisa bukukan Rp 124 triliun-Rp 125 triliun, tahun ini bisa laba. Jadi laba sendiri mudah-mudahan ini kan belum tutup buku 2022, nanti di 2022 setelah audit mudah-mudahan di atas Rp 200 triliun. Artinya dana-dana bisa masuk ke pemerintah baik pajak, bagi hasil, maupun dividen,” ungkapnya.
Sayangnya, Erick enggan menyebutkan 9 BUMN yang mengalami kerugian tersebut dari sektor mana saja. (KRO/RD/DTK)