RADARINDO.co.id : Menjaga kebersihan gigi dan mulut harus menjadi perhatian jika tidak ingin aktivitas terganggu. Pasalnya, mengalami masalah gigi tak hanya menimbulkan rasa sakit, tetapi juga mengganggu konsentrasi.
Kesehatan gigi dan mulut juga jadi perhatian World Health Organization (WHO), yang mencatat karies atau gigi berlubang sebagai penyakit tidak menular (PTM) paling umum di seluruh dunia. Ada 2,5 miliar orang yang mengalaminya di dunia.
Baca juga: Jalan Kaki Dipercaya Bisa Perpanjang Umur Hingga 11 Tahun
Meskipun karies dapat dicegah, penyakit ini menimbulkan beban kesehatan yang besar di banyak negara, bahkan bisa menurunkan kualitas hidup.
Adapun konsumsi gula berlebih menjadi faktor risiko paling umum. Namun selain membatasi gula, menjaga kebersihan gigi dan mulut juga penting.
Selain menyikat gigi, ada beberapa cara menjaga kesehatan gigi dan mulut lainnya yang perlu diperhatikan.
Jangan langsung menyikat gigi setelah makan
Menyikat gigi setelah makan atau minum, terutama makanan asam, bisa membuat mulut menjadi asam dan lapisan email gigi melunak sementara. Menyikat gigi selama periode ini bisa mempercepat erosi email gigi dan sensitivitas gigi. Sebaiknya tunggu hingga 30-60 menit sebelum menyikat gigi.
Gunakan produk gigi yang mengandung nano-hidroksiapatit
Selama ini produk gigi seperti pasta gigi dan obat kumur banyak berfokus di fluoride. Mineral ini berfungsi memperkuat enamel gigi dan membantu proses remineralisasi gigi yang terkenal asam serta bakteri.
Selain fluoride, ada bahan lain yang mirip dengan enamel gigi alami, yaitu nano-hidroksiapatit. Bahan ini bisa membangun kembali enamel dengan cara yang lebih menyerupai bagaimana gigi terbentuk secara alami.
Jangan bunuh semua bakteri di dalam mulut
Menghilangkan setiap bakteri di dalam mulut bukanlah tindakan sehat. Sayangnya, banyak produk kesehatan mulut dan gigi dirancang untuk membasmi bakteri secara agresif.
Baca juga: Wanita Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Diabetes
Penggunaan antiseptik keras atau produk berbasis alkohol secara berulang dapat mengganggu keseimbangan ini, yang berkontribusi pada mulut kering, peradangan, bau mulut, dan masalah kesehatan mulut jangka panjang.
Solusinya, pilihlah formula obat kumur atau pasta gigi yang dirancang untuk mendukung keseimbangan lingkungan mulut, menjaga bakteri baik, dan membuat mulut terasa terhidrasi. (KRO/RD/Cnn)







