Wanita Golongan Darah Ini Lebih Berisiko Diabetes

Ilustrasi.

RADARINDO.co.id : Faktor risiko diabetes tipe-2 tidak hanya terkait pola gaya hidup. Studi menemukan, potensi golongan darah tertentu ternyata memiliki risiko diabetes yang lebih tinggi.

Melansir sejumlah sumber, diabetes sendiri merupakan salah satu sindrom metabolik yang disebabkan oleh tinggi kadar gula darah dalam tubuh. Jika dibiarkan, kondisi ini bisa berujung pada penyakit jantung.

Baca juga: Sejumlah Makanan Ini Bisa Bantu Turunkan Tekanan Darah Tinggi, Ada Semangka

Para peneliti menemukan, golongan darah tertentu lebih berisiko stroke. Peneliti studi ini percaya bahwa hal yang sama juga bisa berlaku pada diabetes tipe 2.

Peneliti dari Pusat Penelitian Epidemiologi Gustave Roussy Institute Prancis, Guy Fagherazzi, menganalisis data dari 82 ribu wanita sepanjang tahun 1990-2008. Berdasarkan analisis kuesioner, peneliti menemukan sebanyak 3.553 diantaranya didiagnosis diabetes tipe-2.

Hasil analisis yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia menemukan, wanita dengan golongan darah A 10 persen lebih mungkin terkena diabetes tipe 2 dibandingkan golongan darah O.

Sedangkan wanita dengan golongan darah B memiliki risiko lebih tinggi sebesar 21 persen. Sementara itu, wanita dengan golongan darah AB ditemukan memiliki risiko diabetes 17 persen lebih tinggi dibandingkan golongan darah O.

Risiko diabetes juga dinilai berdasarkan faktor Rhesus dalam darah. Namun, mereka menemukan tidak ada perbedaan risiko diabetes untuk mereka yang memiliki R+ dan R-.

Setelah keduanya dikombinasikan, peneliti menemukan bahwa wanita dengan golongan darah B positif (B+) 35 persen lebih mungkin terkena diabetes daripada golongan darah O.

Baca juga: Jalan Kaki Dipercaya Bisa Perpanjang Umur Hingga 11 Tahun

Sedangkan wanita dengan golongan darah AB+ memiliki risiko 26 persen lebih tinggi, golongan darah A- memiliki risiko 22 persen lebih tinggi, dan golongan darah A+ memiliki risiko 17 persen lebih tinggi.

Meski begitu, masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan hubungan antara golongan darah dan diabetes. (KRO/RD/CNN)