Kapolda Riau Terima 2 Penghargaan Presisi Award dari Lemkapi

RADARINDO.co.id – Pekanbaru : Dinilai sebagai Polda terbaik penanganan narkoba dan berhasil menyita total sekitar 1,2 ton narkotika jenis sabu selama memimpin Polda Riau dan keberhasilan pendekatan kepada masyarakat, Kapolda Riau, Irjen Pol Mohammad Iqbal diganjar 2 penghargaan, yakni ‘Presisi Award’ dari Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi).

Baca juga : Gubernur Lantik Pejabat Eselon II Pemprov Sumut

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Direktur Eksekutif Lemkapi, DR Edi Saputra Hasibuan SH MH kepada Irjen Iqbal, saat apel pagi, Selasa (21/2/2023) di halaman apel Mapolda Riau Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru.

“Irjen Iqbal dimanapun menjabat, selalu melahirkan prestasi dan inovasi. Pagi hari ini kami datang secara khusus ke Polda Riau untuk menyampaikan apresiasi dan terimakasih kepada Polda Riau, yang selama ini telah meningkatkan prestasi yang presisi,” kata Edi.

Menurutnya, polisi saat ini, sudah sangat dirasakan hadirnya di tengah-tengah masyarakat. Ia berharap kegiatan yang mendekatkan diri ke masyarakat seperti ini bisa terus ditingkatkan.

Selain itu dipaparkan Edi, dibawah kepemimpinan Irjen Iqbal, Polda Riau menjadi yang terbaik dalam penanganan narkoba.

“1,2 ton sabu telah diberantas oleh Polda Riau. Tentunya pemberantasan ini atas kerja keras seluruh jajaran Polda Riau. Dengan jumlah pemberantasan yang besar ini Polda Riau berhasil menyelamatkan jutaan manusia. Ini akan menjadi motivasi seluruh jajaran Polri,” sebut Edi.

Sementara itu, Kapolda Riau Irjen Iqbal mengungkapkan, jajaran Korps Bhayangkara Riau tentunya sangat bangga dan bahagia atas penghargaan yang diberikan Lemkapi.

Baca juga : Walikota P.Siantar Hadiri Pisah Sambut Danrindam I/BB

“Ini adalah bentuk kerja tulus dalam melakukan perlindungan terhadap masyarakat. Bagi kami award ini adalah motivasi dan vitamin yang sangat luar biasa. Dengan award ini kita bisa menjadi lebih baik lagi,” jelasnya.

Irjen Iqbal menerangkan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, telah memerintahkan kepada Kapolda dan jajaran untuk dapat mendekatkan diri kepada masyarakat. Salah satunya lewat program Jum’at Curhat.

“Kita menyentuh kepada masyarakat dan proaktif. Saya mempunyai pemikiran lagi-lagi senjata utama dari kepolisian untuk memelihara kamtibmas bukan pistol, borgol dan lain-lain, tapi adalah komunikasi,” paparnya. (KRO/RD/POL/SM)