KPK Geledah Toko Mebel dan Gudang Milik Mertua Walikota Bima

50

RADARINDO.co.id – Bima : Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan di gudang air minum milik mertua Walikota Bima di Kelurahan Ule, Kecamatan Asakota, Kota Bima, Kamis (31/8/2023).

Selain itu, toko mebel milik ipar dari istri Walikota Bima, Elya, juga turut digeledah komisi anti rsuah itu di waktu yang hampir bersamaan. Penggeledahan dilakukan terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi yang menyeret Walikota Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB), Muhammad Lutfi.

Melansir kompas.com, tim KPK tiba menggunakan mobil warna hitam di toko mebel milik ipar dari istri Walikota Bima sekitar pukul 8.30 WITA. Setelah memarkir kendaraan, tim langsung masuk ke dalam toko dengan menenteng tas dan koper. Hingga pukul 10.40 WITA, penggeledahan masih terus berlangsung.

Baca juga : Walikota Padangsidimpuan Resmikan Gedung Kelas Jauh SDN 200503 Aek Gambir

Penggeledahan yang dilakukan KPK di Kota Bima ini dalam rangka mencari bukti kasus dugaan suap dan gratifikasi dana rehab rekon pasca banjir senilai Rp166 miliar tahun 2017-2018. Kasus tersebut diduga menyeret nama Walikota Bima, Muhammad Lutfi, termasuk sejumlah pejabat lain di Pemko Bima.

Penggeledahan dilakukan KPK sejak, Selasa (29/8/2023) lalu dengan menyasar ruang kerja Walikota Bima, Sekda Kota Bima, dan ruang Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemko Bima. Pada Rabu (31/8/2023), penggeledahan dilanjutkan tim dengan menyasar kantor Dinas PUPR, BPBD, rumah pribadi Walikota Bima serta rumah salah seorang pejabat PUPR Pemko Bima. (KRO/RD/KOMP)