Letak Batu Pertama Pembangunan Masjid Istiqomah, Warga Potong 2 Ekor Kambing

RADARINDO.co.id – Deli Serdang : Warga Kampung Sejahtera Sengon Dusun V Desa Bandar Klippa Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang, meletakkan batu pertama pembangunan Masjid Istiqomah, Minggu (13/8/2023) lalu.

Bangunan masjid berukuran 12×17 meter itu berdiri diatas lahan seluas 27×40 meter yang merupakan wakaf dari Usman Hasibuan (61). “Wakaf tanah ini atas dasar inisiatif saya agar menjadi tempat ibadah berupa masjid dan menjadi tabungan amal kebajikan di akhirat kelak,” ucap Usman.

Baca juga : Musres Pokdarkamtibmas Bhayangkara Resor Medan Sukses

Penasehat Panitia Pembangunan Masjid Istiqomah, Sariadi alias Pingol (65), sangat berharap, jika pembangunan selesai, warga dapat memakmurkan Masjid Istiqomah. Sariadi mengungkapkan bahwa untuk pembangunan masjid tersebut akan menelan dana sekitar Rp2 miliar.

Sariadi juga berharap kepada para donatur/dermawan, dapat menyisihkan sedikit rezekinya untuk pembangunan masjid tersebut, sehingga kedepannya tidak ada kendala soal dana dalam pembangunannya.

Ketua Panitia Pembangunan Mesjid Istiqomah, Abdul Kahfi Pulungan didampingi Wakil Ketua Roni Siregar SE, juga mengharapkan bantuan dari para donatur maupun dermawan agar menyalurkan infaq dan shodaqoh sehingga masjid tersebut terealisasi secepatnya.

“Jika ada donatur atau dermawan yang ingin membantu, silahkan hubungi WhatsApp (WA) ke nomor 0821 6571 8382 atau bisa langsung transfer ke nomor rekening 3532-01-028172-53-8 BRI Unit Pasar Pringgan atas nama Sang Koria Harahap,” terangnya.

Baca juga : AMPHIBI Bersama Mahasiswa Al Azhar Medan Sosialisasikan Lingkungan Bersih

Sebagai bentuk rasa syukur atas pembangunan Masjid Istiqomah, warga menyembelih dua ekor kambing untuk dimasak dan dimakan bersama-sama. Peletakan batu pertama pembangunan Masjid Istiqomah turut dihadiri OKP Pemuda Pancasila, tokoh masyarakat, tokoh agama dan undangan lainnya, yang secara spontan turut memberikan bantuan berupa dana hingga terkumpul senilai Rp 10.480.000, serta bantuan material berupa semen, pasir, batu koral dan batu mangga untuk pondasi serta besi beton. (KRO/RD/Budi)