Masuk Islam Berkat Sahabatnya, Ragnar Oratmangoen Ngaku Tenang Saat Dengar Adzan

19

RADARINDO.co.id : Pemain sayap Timnas Indonesia, Ragnar Oratmangoen mengalami perjalanan spiritual yang penuh haru. Ragnar memutuskan jadi mualaf saat usia remaja. Ragnar menahan tangis saat menceritakan kehidupan spiritualnya.

Baca juga : Minum Kopi Pagi Bisa Turunkan Risiko Diabetes

Melansir suara, Sabtu (15/6/2024), pria kelahiran Oss, Belanda pada 21 Januari 1998 ini tumbuh dan besar di keluarga yang kental dengan ajaran Kristiani. “Saya tidak lahir sebagai Muslim. Saya dibesarkan sebagai seorang Kristen,” kata Ragnar.

Kakek Oratmangoen ternyata masih punya darah Indonesia. Akhirnya, Oratmangoen memutuskan untuk berkarier di tanah kelahiran nenek moyangnya itu. Ragnar sempat bertanya soal ajaran Islam. Sang sahabat sontak menjelaskan bagaimana ajaran Islam bisa menuntun hidupnya. “Mereka mengajarkan saya soal Tuhan dan bagaimana agama ini bisa membantu dalam hidup,” cerita Ragnar.

Baca juga : Minum Rebusan Daun Ini Bisa Turunkan Kolesterol Tinggi

Berkat penjelasan sang sahabat, hati Ragnar akhirnya tergerak untuk mempelajari ajaran Islam lebih dalam. Ia juga beberapa kali mengiyakan ajakan sang sahabat untuk salat bersama-sama di masjid. “Teman saya sering mengajak ke masjid,” lanjutnya.

Hati Ragnar juga selalu tenang kala mendengar azan yang dilantunkan di tempat ia latihan sepak bola. Meski dididik dalam ajaran Kristiani, akhirnya Ragnar Oratmangoen memutuskan untuk memeluk agama Islam di usia dewasa.

Atlet muda bernama lengkap Ragnar Anthonius Maria Oratmangoen ini juga selalu antusias saat menyambut bulan Ramadhan. Ada satu hal yang membuat ia betah di Indonesia yakni kultur saat berpuasa. Ragnar mencatat bahwa ia telah 10 tahun merayakan Ramadhan setelah ia mualaf pada usia 14 tahun. (KRO/RD/Sr)