RADARINDO.co.id – Tapsel : Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Indonesia (Menko Marves), Luhut Binsar Panjaitan, mengundang enam anak jenius yang akan mewakili Indonesia, dalam mengikuti Olimpiade Matematika Tingkat ASEAN pada November mendatang.
Keenam anak tersebut diterima Menko Marvest di Institut Teknologi Del, Desa Sitoluama, Kecamatan Laguboti, Kabupaten Toba, Sumatera Utara, belum lama ini.
Baca juga : Bupati Tapsel Resmikan Kampung Siaga Bencana
Adapun keenam anak tersebut yaitu, Teguh Pria Sandi asal Kabupaten Tapanuli Selatan, Kayla Grandny Tinangon dan Azhalia Grasyela asal Kota Bitung, Carren Nathania Purba asal Kabupaten Tapanuli Utara, Alena Richelle Pardosi asal Kabupaten Dairi dan Nono asal Nusa Tenggara Timur.
Menko Marves Luhut Binsar Panjaitan mengatakan, olimpiade ini adalah kesempatan yang luar biasa. “Kali ini kalian memperoleh pengalaman yang baru pada ajang olimpiade sains dan matematika se-Asia dengan pelatihan khusus,” katanya.
Oleh karena itu Luhut berharap kepada anak-anak jenius tersebut untuk dapat menjalani pelatihan ini dengan baik, agar dapat mengharumkan nama daerah masing-masing.
Sementara Bupati Tapsel H Dolly Pasaribu merasa bangga atas terpilihnya Teguh Pria Sandi, murid kelas IV SD Negeri 100613 Pasar Lama, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapsel terpilih bersama lima siswa lainnya untuk bertanding pada kompetisi Asian Science and Mathematic Olympiad for Primary and Secondary School (ASMOPSS).
Baca juga : Bupati Tapsel Buka Porsadin Tingkat Kecamatan Angsel
“Kompetisi tersebut akan diadakan di Kabupaten Dairi, Sumatera Utara pada bulan November 2023 mendatang,” terang Dolly.
Dolly mengatakan, Teguh dipersiapkan dalam pelatihan selama 10 bulan oleh Prof Yohanes Surya beserta tim dari Yayasan Teknologi Indonesia Jaya (YTIJ) di Institut Teknologi Del.
“Saya apresiasi dan mendukung Teguh untuk nantinya dapat mengikuti program pelatihan dengan baik, sehingga mendapatkan hasil yang memuaskan demi mengharumkan nama Sumatera Utara khususnya Kabupaten Tapsel dan Indonesia,” kata Dolly. (KRO/RD/AMR)







