Pimpinan DPRD Labusel Kecewa Saat RDP, Ini Penyebabnya

773 views

RADARINDO.co.id-Labusel: Rapat dengar pendapat (RDP) dengan seluruh Camat se kabupaten Labuhanbatu Selatan (Labusel) terkait dengan pengakatan dan pemberhentian perangkat Desa.

Pemberhentian dan Pengakatan perangkat Desa yang di lakukan para oknum penjabat yang berwewenang di anggap tidak memenuhi persyaratan sesuai regulasi yang ada sehingga menimbulkan kritikan kritikan keras dari sejumlah Anggota DPRD Labuhanbatu Selatan.

Baca juga : Anies Baswedan: Bola Salju Perubahan

RDP yang di gelar anggota DPRD dengan menghadirkan beberapa OPD dan seluruh camat hingga memakan waktu 2 sampai 3 hari dalam agenda tersebut pembahasan pertama di awali dari kecamatan Torgamba.


Berdasarkan Pantauan awak media selama proses pembahasan di dalam agenda Rapat dengar Pendapat (RDP) salah seorang anggota Dewan H.Hefrin dari Fraksi PKPI menyoroti keras Desa Bange kecamatan Torgamba terkait ada nya pemberhentian dan pengakatan Sekretaris Desa nya yang di anggap nya kurang pas.

Sementara itu, H. Hefrin meminta dengan tegas kepada Camat torgamba kiranya segera untuk mengambil langka langka sesuai kewenangan nya jangan sampai permasalahan kecil bisa menimbulkan kericuhan di tengah tengah masyarakat.

Baca juga : Ketua PAC Gerindra Medan Amplas Hadiri Pengajian Alumni Remaja Mesjid Ridho Sobirin

Kemudian Camat Torgamba Riva’i menjelas kan dalam rapat tersebut bahwa pengakatan dan pemberhentian sekdes itu hak periogratif kepala Desa.

“Disini saya hanya sebatas menghetahui selaku laporan dan kabarnya Sekretaris yang baru di angkat mendapat Rekom langsung dari Bos 1,” terangnya.

Salah seorang pimpinan Rapat H. Zainal Harahap sangat kecewa melihat kondisi saat ini seyogiyanya RDP ini seluruh Pj Kepala Desa di hadir kan ini sudah hari yang ke dua Para kepala Desa juga tidak di hadirkan oleh para camat nya.

“Saya juga kurang paham apa maksud nya ini apakah memang tidak di izinkan oleh Bupati,” cetusnya. (KRO/RD/NAS)