Plt. Bupati Padanglawas Safari Ramadhan ke Desa Saba Hotang

64 views

RADARINDO.co.id-Palas: Plt. Bupati Padang Lawas drg. H. Ahmad Zarnawi Pasaribu, CHt, MM, M.Si bersama Kapolres AKBP Indra Yanitra Irawan S.IK didampingi Sekdakab Padang Lawas Arpan Nst, S.Sos, Asisten III, Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik serta Para Kepala OPD Kab. Padang Lawas.

Baca juga : Polres Samosir Ungkap Pananaman Ganja Seluas Setengah Ha

Melakukan safari Ramadhan Hari ke -9 Di Desa Saba Hotang Kecamatan Barumum Baru Jum’at (22/04/2022).

Meskipun diguyur hujan deras sesaat setelah acara dimulai, Safari Ramadhan tetap berlanjut dan tidak mengurangi antusiasme masyarakat untuk hadir pada kegiatan ini.


Walaupun kehujanan semoga tidak mengurangi makna dari silaturrahim ini. Hujan adalah Rahmat, nikmat dan berkah.

Hujan diturunkan oleh Allah SWT untuk menyuburkan tanah yang tandus, tanah yang subur akan ditumbuhi tanam tanaman. Hujan juga untuk menjaga keseimbangan alam. Meskipun acara berubah tetapi tidak merubah niat kita bersilaturrahim.

Mudah mudahan bersama rahmat yang Allah turunkan ini akan menumbuhkan dan menyuburkan persaudaraan diantara kita.

Hubungan pemerintah dengan masyarakat akan seimbang selaras, saling mendukung menuju Padang Lawas yang semakin BERCAHAYA. kata plt. Bupati sesaat sebelum berbuka puasa, ujar Plt. Bupati.

Dalam tausyiah kultum menjelang berbuka puasa, Ustadz Muhammad Yamin Hasibuan menjelaskan: Ada 3 macam dari sepuluh yang sangat dimuliakan dan disukai oleh Allah Ta’ala, yaitu sepuluh hari pertama Bulan Muharram karena ada satu hari yang sangat mulia yaitu hari Asyura yang jatuh pada tanggal 10 Muharram.

Disunnahkan berpuasa pada hari Asyura. Hukumnya Sunnah Muakkad. 10 hari pertengahan Bulan Sya’ban yaitu Malam Nisfu Sya’ban. Malam Nisfu Sya’ban adalah malam pengampunan dan pembebasan dosa, dikabulkannya segala hajat dan pahala yang berlimpah

10 hari terakhir Bulan Ramadhan, yaitu didalamnya ada malam Lailatul Qodar malam teristimewa diantara malam lainnya maka amalan untuk memperoleh keistemewaan malam Lailatul Qodar adalah sedikitnya mengerjakan sholat isya dan Subuh berjamaah.

مَن صلى العشاء في جماعة، فكأنما قام نصف الليل، ومن صلى الصبح في جماعة، فكأنما صلَّى الليلَ كلَّه

“Barang siapa yang melakukan shalat Isya berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat setengah malam. Barang siapa yang melakukan shalat Subuh berjamaah, maka dia sama seperti manusia yang melakukan shalat malam sepanjang waktu malam itu.”(HR. Muslim).

Baca juga : Wali Kota Lubuklinggau Pimpin Musrenbang RKPD

Dengan izin Allah, semoga kita termasuk di dalam orang orang yang mendapat kemuliaan malam Lailatul Qodar, tutup Ustadz Yamin.

Plt. Bupati menyerahkan bantuan sosial kepada imam dan khatib, bilal mayit, guru mengaji, guru MDA, dan anak yatim kepada 366 orang di Kecamatan Barumun Baru serta bantuan ambal untuk masjid. (KRO/RD/MEP)