Toba  

Polres Toba Amankan Antrian Panjang di SPBU Balige

RADARINDO.co.id – Toba : Pasca bencana alam yang melanda di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara pada akhir November 2025, berdampak pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU).

Diantaranya SPBU Hutabarat di Jalan Patuan Nagari Balige, Kabupaten Toba Provinsi, Sumatera Utara. Tampak puluhan kendaraan roda dua dan empat memadati SPBU tersebut, Selasa (02/12/2025).

Baca juga: Wakil Walikota Tanjungbalai Pimpin Upacara Peringatan HUT KORPRI ke-54

Akibatnya, terjadi antrian cukup panjang di sepanjang jalan depan SPBU tersebut. Bahkan, antrian itu mengular sampai depan Mapolsek Balige.

Kondisi ini sudah terjadi sejak beberapa terakhir ini pasca bencana alam yang terjadi di wilayah Provinsi Sumatera Utara dan aceh

Pantauan di lapangan, banyak anak-anak yang ingin pergi ke sekolah masih menunggu angkutan akibat kemacetan panjang. Sejumlah warga mengaku terpaksa mengantre berjam-jam.

“Sudah beberapa hari ini sulit cari BBM. Begitu dengar SPBU ini buka, langsung kesini. Meski antre panjang, mau bagaimana lagi,” ujar salah seorang pengendara yang mengisi BBM di SPBU Hutabarat di Jalan Patuan Nagari Balige

Melihat situasi yang semakin semrawut, personel Polres Toba segera dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pengaturan lalu lintas.

Kehadiran Polisi Lalulintas langsung memberikan dampak signifikan. Petugas cepat melakukan rekayasa arus dan mengurai penumpukan kendaraan, sehingga kemacetan berhasil teratasi dan arus lalulintas kembali mengalir normal.

Kapolres Toba, AKBP Vinsensius Jimmy Parapaga, S.I.K, memerintahkan langsung terhadap jajarannya untuk segera melakukan pengamanan maupun pengaturan sehingga tidak menimbulkan kemacetan.

Pengaturan ini dilakukan supaya masyarakat tetap aman dan arus jalan tetap terkendali. “Kita maksimalkan pengaturan di titik-titik rawan antrean, biar nggak ganggu pengguna jalan lain juga,” ujarnya.

Baca juga: Polsek Sunggal Ringkus 7 Pelaku Begal, 5 Ditembak

Kapolres juga mengingatkan anggotanya agar tetap menghimbau serta mengingatkan masyarakat untuk tetap membudayakan antri saat melakukan pengisian BBM serta jangan mau dipengaruhi oleh siapapun untuk melakukan perbuatan yang melanggar hukum. (KRO/RD/Red)