Remaja 14 Tahun Dirudapaksa 5 Pria Hingga Masuk RS Bhayangkara

Ilustrasi

RADARINDO.co.id – Ambon : Nasib miris dialami seorang gadis remaja berusia 14 tahun asal Kabupaten Maluku Tengah, Maluku, yang telah menjadi korban rudapaksa lima orang pria tak dikenal.

Para pelaku melancarkan aksi bejatnya setelah mencecoki korban dengan minuman keras terlebih dahulu. Akibat insiden itu, korban mengalami pendarahan hebat dan harus dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Ambon untuk menjalani perawatan medis.

Baca juga: Kejaksaan Geledah Dua Rumah Terkait Dugaan Korupsi Masjid Agung Madaniyah

Kapolresta Pulau Ambon dan Pulau-pulau Lease, AKBP Yoga Putra Prima Setya mengatakan, insiden pemerkosaan terhadap korban terjadi di salah satu kawasan di Kota Ambon, Senin (26/5/2025).

“Pelakunya ada lima orang dan korban saat ini sementara dirawat di RS Bhayangkara Ambon,” kata Yoga, Selasa (27/5/2025), melansir kompas.

Yoga menjelaskan, insiden pemerkosaan itu berawal saat korban duduk didepan sebuah hotel di Kecamatan Sirimau, Kota Ambon, Senin dini hari pukul 02.00 WIT.

Tak berselang lama, dua pria yang berboncengan dengan sepedamotor langsung menghampiri korban dan mengajaknya jalan.

“Korban menerima ajakan kedua pemuda tersebut dan ketiganya saling berboncengan menuju arah Jembatan Merah Putih dan selanjutnya korban tidak mengetahui lokasi terakhir korban karena berada di dalam rerumputan dan pepohonan yang belum pernah korban singgahi,” ungkapnya.

Setelah tiba di lokasi kejadian, kedua pria tersebut kembali pergi dan meminta korban untuk menunggu sebentar di lokasi itu.

“Tak lama kemudian kedua pemuda tersebut datang dengan tiga orang pemuda lainnya. Mereka membawa miras jenis sopi, selanjutnya korban diberi minum oleh kelima pemuda tersebut hingga korban mabuk,” jelasnya.

Dalam kondisi mabuk tersebut, korban kemudian diperkosa secara bergantian oleh kelima pria yang tidak diketahui identitasnya tersebut.

“Pagi hari korban terbangun didalam rerumputan dengan kondisi rasa sakit pada bagian bawah perut dan melihat adanya perdarahan,” ungkapnya.

Setelah kejadian itu, korban lalu keluar dari lokasi tersebut dan berjalan tanpa arah hingga akhirnya tiba didepan sebuah warung di Kecamatan Teluk Ambon.

Baca juga: Kejari Ngawi Geledah Rumah Anggota DPRD Terkait Kasus Pengadaan Lahan

“Warga menemukan korban sedang duduk didepan Warung Bambu Kuning sambil menangis menjerit kesakitan,” katanya.

Warga lalu menanyakan asal-usul korban dan mereka membawanya ke salah satu kerabatnya yang tinggal di dusun tersebut. Kerabat korban yang mengetahui kejadian lantas mendatangi kantor Polsek Teluk Ambon untuk melaporkan kejadian tersebut. (KRO/RD/KP)