Medan  

Suami Garap Pembantu, Istri Nikahi Berondong

RADARINDO.co.id-Medan: Ke gunung kau ikut ke kutub kau turut, demikian dulu kau ucapkan janji. Tatkala cinta itupun tumbuh dengan subur, ternyata kau bagaikan “srigala” yang ganas kelaparan.

Cintamu yang dulu luas melebihi isi dunia, nyatanya hanya untaian kata. Kau memilih aku, kau pula yang menyakiti.

Sepertinya untaian kata itu dapat mengingatkan kisah nyata mahligai rumah tangga pria asal Medan Sabari (bukan nama sebenarnya) dengan istrinya Yanti (bukan nama sebenarnya).

Baca juga : Hadiri Kongres PSBI Di Bali, Marga Simbolon Carter KM Kelud

Keduanya harus rela, perkawinan mereka kandas akibat diterpah badai asmara yang berujung hingga ke ranah hukum.

Hal ini terungkap dalam persidangan di Medan. Bahwa Yanti berstatus janda yang dinikahi Sabari mengungkap alasan dirinya selingkuh dan nikah diam-diam dengan berondong di Bogor, Jawa Barat.

Menurut Yanti dia nekat selingkuh dan nikah lagi lantaran Sabari selingkuh dengan pembantunya bernama Murni (bukan nama sebenarnya).

Karena kesal dengan sang suaminya selingkuh dengan pembantu, Yanti juga tak mau kalah. Sakit hatinya kemudian Yanti melakukan selingkuh dengan pria lain yang lebih muda dan tampan. Bahkan ia nekat nikah lagi dan memalsukan sejumlah dokumen identitas.

“Suamiku juga selingkuh sama pembantu bu hakim, dia selingkuh sama pembantu yang kemarin jadi saksi,” katanya di hadapan hakim Ulina Marbun, Kamis (30/6/2022).

Meski menuding sang suami selingkuh, tapi Yanti juga mengakui bahwa dirinya salah telah memalsukan dokumen untuk menikah lagi dengan laki-laki bernama Iwan di Bogor, Jawa Barat.

Menurutnya dia menikah lagi setelah meminta izin ibu angkatnya di Bogor. Kebetulan, Yanti mengaku sudah tidak punya orangtua.

“Saya bilang ke orangtua di Bogor, kalau saya mau menikah. Katanya, ya sudah, kirim saja uangnya, nanti semua dia yang urus. Jadi, kami di sana udah tinggal menikah saja,” ucapnya.
Meski mengaku sudah memalsukan dokumen agar bisa menikah lagi,

Dulu ketika menikah dengan pengusaha asal Medan itu, Yanti juga menggunakan data palsu yang dibuat oleh Sabari.

“Orangtua kandung saya dua-duanya sudah meninggal, dia (Suami) memalsukan identitas saya sewaktu menikah dengan dia,” bebernya Yanti seakan tak mau kalah gertak.

Setelah memintai keterangan Yanti, hakim melanjutkan pemeriksaan kepada Iwan, suami baru Yanti yang usianya lebih.

Dalam keterangannya, Iwan mengaku mengenal Yanti saat dirinya menjadi guru di agensi model. Kebetulan, anak Yanti adalah satu diantara muridnya.

Saat dicecar soal administrasi pernikahan di Bogor, terdakwa Iwan mengaku tidak tahu.
Di persidangan tersebut, kedua terdakwa menyesali perbuatannya.

Usai memeriksa kedua terdakwa, hakim kemudian menunda sidang hingga pekan depan. Ini dilakukan Yanti agar bisa menikah lagi dengan Iwan Setiadi.

Baca juga : Perkumpulan Marga Gultom Berikrar Untuk Saling Tolong Menolong

Padahal, sebelum menikahi Iwan Setiadi, Yanti Santi statusnya masih sebagai istri sah pengusaha asal Medan, Sabari.

Dalam persidangan terungkap, bahwa ibu dari Iwan Setiadi sempat tidak setuju anaknya menikahi Yanti.

Selain karena beda agama, ibu dari Iwan Setiadi bernama Maya Sari Damanik khawatir, Yanti tidak bisa menerima kondisi ekonomi keluarganya yang biasa-biasa saja.

Maya bilang, Yanti bahkan sering memakai kerudung.
Asal datang, dia selalu pakai hijab, datangpun ucap salam, katanya.

Saat dicecar majelis hakim, Maya mengaku tidak tahu kalau ternyata Yanti Santi masih berstatus istri orang. (KRO/RD/Tribunmedan)