Tim Kemenko Marves dan PUPR Tinjau Progres Pembangunan Food Estate

RADARINDO.co.id – Pakpak Bharat : Tim dari Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) RI bersama Kementerian PUPR RI, mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat, baru-baru ini.

Tujuan kunjungan tersebut diantaranya guna melihat langsung progres dan perkembangan pembangunan di areal awal food estate yang berada di Desa Ulumerah, Kecamatan Sitellutali Urang Julu.

Baca juga : DPRD Pakpak Bharat Gelar Sidang Paripurna Penetapan Propemda Tahun 2023

Tampak hadir, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, Sekda Jalan Berutu, Plt Kepala Dinas Pertanian Adei Johan Banurea, Kepala Dinas PUTR dan Hub Maringan Bancin, dan Kepala Bappeda Haryson Sirumapea.

Pihak Pemkab Pakpak Bharat mengajak Tim Terpadu Kemenko Marves RI serta Kementerian PUPR RI melihat langsung progress pengerjaan areal Food Estate tersebut.

Bupati bersama Tim Kemenko Marves yang dipimpin oleh Harimurti SP MA, Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asisten Deputi Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan pada Kementerian Koordinator Kemaritiman dan Investasi, banyak berdiskusi diantaranya membahas beberapa bagian perlu dibenahi, termasuk infrastruktur pendukung, jalan penghubung, irigasi, sarana pergudangan dan lainnya.

Disela-disela mengelilingi areal lahan Foood Estate tersebut, Plt Kepala Dinas Pertanian, menyampaikan bahwa saat ini pihaknya menunggu pentunjuk teknis selanjutnya dari pihak pengembang.

“Kita menunggu petunjuk teknis selanjutnya, mungkin ada perlakuan khusus dari pihak pengembang nantinya, guna membantu menetralkan zat-zat yang terkandung dalam tanah, kandungan asam tanah dan sebagainya, sehingga akan lebih memaksimalkan hasil produksi nantinya,” katanya.

Bupati Pakpak Bharat juga memaparkan secara gamblang pemetaan dan rencana pembangunan food estate kedepan.

“Kita telah sediakan lahan seluas 1.838 Ha yang ditetapkan bersama sebagai areal food estate nantinya. Namun demikian tentunya butuh banyak pertimbangan dan sumber daya guna mengerjakan lahan seluas ini. Oleh karenanya kami mengerjakan arela food estate ini secara bertahap, dan inilah tahap awal telah kami sediakan seluas 50 ha, kami kerjakan dengan dukungan dan sumber daya sepenuhnya dari Pemerintah Daerah. Direncanakan untuk tahap selanjutnya akan kita kerjakan areal seluas 400 ha tentunya dengan dukungan Pemerintah Pusat melalui Kementerian terkait,” jelas Bupati.

Sedangkan Fatriarman Noer, S.T, M.Eng.Sc, dari Direktorat Jenderal Bina Marga pada Kementerian PUPR RI menyarankan agar usulan jalan dan infrastruktur diperhatikan sesuai kebutuhan jangka panjang.

Baca juga : PPS se-Kabupaten Pakpak Bharat Dilantik

“Perlu kita perhatikan bersama keberlangsungan jangka panjang program ini, kalau bisa dari awal harus dipetakan betul dan diperhatikan pembangunan infrastruktur pendukung di areal ini. Jalan menuju kawasan, jalan dalam kawasan dan sebagainya, jaringan irigasi, serta banyak sarana lainnya harus kita pertimbangkan sesuai kebutuhan dimasa yang akan datang,” pesannya.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asisten Deputi Planologi Kehutanan dan Tata Lingkungan Kemenko Marves RI, Harimurti SP MA, mengatakan bahwa pada hakekatnya semua rencana ini adalah bermuara pada keberhasilan program food estate itu sendiri.

“Kami datang kesini memastikan program ini benar-benar berjalan sesuai rencana, memastikan bahwa dukungan Pemerintah Pusat bagi keberlangsungan program ini tidak tanggung-tanggung, oleh karenanya mari kita semua bekerja dengan sebaik-baiknya, bersinergi dan bekerjasama,” ucapnya. (KRO/RD/Las)