TNI AL Selamatkan ABK Kapal KM Jaya Baru II Yang Tenggelam di Pulau Berhala

69

RADARINDO.co.id-Belawan: Tujuh awak kapal penangkap ikan KM. Jaya Baru II sempat terkatung- katung akibat kapal yang mereka awaki, tengelam di antara perairan Belawan dan perairan Pulau Berhala.

Baca juga : Pertandingan Badminton TNI-Polri Digelar, Kapolda Sumut : Semoga Semakin Kompak

Syukurnya jiwa ketujuh awak kapal tersebut berhasil diselamatkan oleh Prajurit Kal Pulau Siba dibawah binaan Satuan Kapal Patroli (Satrol) Pangkalan Utama  TNI Angkatan Laut (Lantamal) I yang tengah beroperasi patroli keamanan dan kedaulatan di laut, Minggu (19/06/2022).

Saat melaksanakan Patroli, Komandan Kal Pulau Siba, Kapten Laut (P) Syaiful  Rokhman, mendengar laporan adanya kapal nelayan KM. Jaya Baru II yang mengalami kebocoran pada pipa pendingin sehingga ruang mesin penuh dengan air.

Selanjutnya Komandan Kal Siba segera melaporkan kepada Komandan atas dalam hal ini, Komandan Satrol Lantamal I dan Komandan Lantamal I.

Kemudian Komandan Lantamal I Laksamana Pertama TNI Johanes Djanarko Wibowo memerintahkan untuk dilaksanakan proses evakuasi secepat mungkin.

Setibanya di lokasi Kal Siba berhasil mengidentifikasi kapal itu dengan cara kontak secara visual dan segera melakukan evakuasi dengan kondisi kapal  yang sudah mulai tenggelam dan akhirnya Kal Pulau Siba berhasil melakukan evakuasi terhadap 7 awak kapal KM Jaya Baru II.

Ke-7 awak kapal yang  adalah nelayan itu selanjutnya diperiksa kesehatannya sebelum dititipkan ke posbabinpotmar Posal Medan Labuan Belawan.

Usai menitipkan ke-7 awak kapal KM. Jaya Baru II, Kal P. Siba melanjutkan patroli  menuju sektor operasi yang telah ditentukan.

Baca juga : Polda Riau Bekuk 17 Tersangka Pengedar SS Barbut 48 Kg

Komandan Lantamal I, Laksamana Pertama TNI  Johanes Djanarko Wibowo mengapresiasi atas upaya pertolongan oleh jajarannya itu.

Sesuai instruksi Kepala Staf TNI AL, Laksamana TNI Yudo Margono,agar keberadaan prajurit TNI Angkatan Laut dimana saja harus dapat memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar.

Prajurit TNI AL jangan ragu-ragu memanfaatkan sarana dan prasarana yang ada termasuk sistem kesenjataannya guna kepentingan kemanusiaan, lanjut Danlantamal I.(KRO/RD/Ganden)