RADARINDO.co.id – Bali : Seorang pria dan wanita, yang merupakan eks tentara Israel, diduga mengelola sejumlah vila mewah di Bali. Keduanya diyakini memiliki latar belakang sebagai anggota militer Israel, atau Israel Defense Forces (IDF).
Baca juga: Dilaporkan Tom Lembong, Auditor BPKP Berpeluang Diperiksa
Salah satu nama yang mencuat adalah Shachar Gornen, yang dikenal sebagai pegiat perjalanan dan pembuat konten wisata.
Isu tersebut menarik perhatian publik setelah diketahui bahwa Gornen memiliki akun Instagram @gonenvillasbali, yang sebelumnya rutin mempromosikan vila-vila eksklusif bergaya modern di Bali.
Setelah isu ini mencuat, akun Instagram tersebut berubah menjadi privat dan kini tidak lagi menampilkan unggahan maupun daftar pengikut. Meski demikian, sejumlah konten visual yang pernah dipublikasikan, termasuk dokumentasi vila-vila mewah yang dikelola, masih dapat ditemukan melalui pencarian di Google.
Hal ini menambah kecurigaan publik mengenai keterkaitan Gornen dengan bisnis properti di Bali. Meskipun belum ada konfirmasi resmi dari pihak Imigrasi terkait keberadaan Shachar Gornen, informasi yang beredar menyebutkan bahwa ia dapat memasuki Indonesia dengan mendaftar sebagai warga negara Jerman.
Dengan status tersebut, Shachar diduga memegang visa KITAS Investor yang berlaku hingga Maret 2026. Ia dilaporkan tinggal di kawasan Pererenan, Mengwi, Kabupaten Badung, dan beroperasi di bawah naungan salah satu perusahaan Indonesia yang menjadi penjamin izin tinggalnya.
Baca juga: 135 Bidang Tanah dan Apartemen Terkait Korupsi Tol Trans Sumatera Disita
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, Rabu (06/8/2025) mengatakan, telah menerjunkan tim khusus untuk memeriksa keberadaan Shachar Gornen dan aktivitasnya di Bali.
Agus mengungkapkan bahwa timnya sedang melakukan operasi di Bali. “Ini lagi dicek sekarang, tim lagi di sana, lagi operasi, yang kemarin ada 100 orang,” ujar Agus. (KRO/RD/Komp)







