Wawako Padangsidimpuan Tinjau Program Akseptor Metode Operasi

RADARINDO.co.id – Psp : Wakil Walikota (Wawako) Padangsidimpuan, Ir. Arwin Siregar MM meninjau pelaksanaan program akseptor Metode Operasi Wanita (MOW) di RSUD Padangsidimpuan, Kamis (31/8/2023).

Program ini merupakan bagian dari Bhakti Sosial TNI (Tentara Nasional Indonesia) Manunggal Bangga Kencana Kesehatan Terpadu Tahun 2023.

Baca juga : Kapolres Sergai dan Muspika Kotarih Sinergi Perkuat Kamtibmas

Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Maragongna Harahap, menjelaskan bahwa program Akseptor MOW bertujuan untuk memberikan pelayanan kesehatan reproduksi kepada masyarakat khususnya para wanita. Kegiatan ini diharapkan dapat memberikan manfaat signifikan bagi kesejahteraan dan kesehatan masyarakat.

“Kami sangat mengapresiasi dukungan dari TNI dalam melaksanakan program kesehatan yang berdampak langsung pada masyarakat. Program Akseptor MOW ini adalah bagian dari upaya kami dalam mengedukasi dan memberikan akses pelayanan kesehatan reproduksi yang aman dan berkualitas,” ujar Maragongna.

Lebih lanjut, Maragongna menjelaskan bahwa program ini berhasil menarik perhatian sebanyak 127 peserta dari seluruh wilayah Kota Padangsidimpuan. Seluruh peserta mendapatkan pelayanan tim medis yang terdiri dari Persatuan Dokter Bedah Indonesia Provinsi Sumatera Utara, yakni dr Lea beserta timnya sebagai penanggungjawab.

Baca juga : Walikota Padangsidimpuan Resmikan Gedung Baru TK Pertiwi

Sementara, Wakil Walikota Padangsidimpuan, Ir.Arwin Siregar, MM dalam kunjungannya mengapresiasi kerjasama antara pemerintah daerah, TNI, dan tim medis dalam menjalankan program Akseptor MOW ini. Diharapkan, program-program kesehatan seperti ini dapat terus dilaksanakan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

“Kesehatan reproduksi merupakan bagian penting dalam perhatian kita terhadap kesejahteraan masyarakat. Program seperti ini harus terus kita galakkan agar masyarakat dapat mengakses pelayanan kesehatan yang bermanfaat bagi mereka dan keluarga mereka,” ujarnya. (KRO/RD/thoms)