Larangan Ekspor Batubara Perintah Siapa, Kenapa Dibuka Kembali

Larangan Ekspor Batubara Perintah Siapa, Kenapa Dibuka Kembali
Larangan Ekspor Batubara Perintah Siapa, Kenapa Dibuka Kembali

RADARINDO.co.id-Medan: Menteri Kordinator bidang Kemaritiman dan investasi Luhut Binsar Panjaitan membatalkan keputusan pemerintah yang melarang Ekspor batubara.Keputusan itu diambil setelah melakukan rapat maraton dengan beberapa pihak, ekspor batubara kembali dibuka secara bertahap mulai, Rabu (12/1/2022).

Baca juga : DPRD Medan Berharap Masyarakat Dukung Pembangunan Infrastruktur

Menurut Direktur Rumah Inspirasi Indonesia Rinno Hadinata S.sos juga Relawan PERAKSI Pemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin 2019-2024 Urgensi dibukanya kembali ekspor batubara itu bagaimana?.

Mekanisme dibuka nya kembali ekspor batubara apakah sudah ada pembahasan lanjutan pada 7 Fraksi DPR RI yang pada waktu itu mendukung Jokowi dalam Larangan Ekspor yaitu Golkar, Gerindra, PKB, Demokrat, PKS, PAN, PPP.

Jangan sampai pasokan atau suplai batubara terindikasi dikendalikan oleh Kartel Batubara.

Seharusnya Pemerintahan Jokowi lebih memperhatikan harga dan kebutuhan batubara di dalam negeri tidak terpengaruh dengan harga ekspor yang tinggi atau beberapa faktor lainnya.

Pemerintahan Jokowi harus mampu melihat dengan jelas bagaimana kinerja para menterinya dengan baik bukan hanya terfokus bagaimana investasi asing masuk ke Indonesia, tapi memikirkan juga iklim Investasi dalam negeri,dunia usaha tambang batubara.

Lebih baik lakukan Reshuffle atas kinerja menteri yang tidak efektif dan tidak sejalan serta melangkahi keputusan Presiden Jokowi dalam hal pelarangan Ekspor Batubara.

Jokowi adalah Kepala Negara,Presiden Indonesia yang memiliki kewibawaan dalam menjalankan roda pemerintahan.Relawan PERAKSI mendukung penuh kinerja jokowi-Ma’ruf Amin sampai akhir periode pemerintahan 2019-2024 dengan Baik dan bersih.

Baca juga : Kapolrestabes Medan Pimpin Pemusnahan Barbut Narkoba

Eksistensi Relawan memiliki kontrol sosial terhadap kebijakan strategis nasional yang diambil.Relawan PERAKSI mata dan telinga pemerintah yang sah dan konstitusional tutur Pria Berdarah Jawa Ternate ini.(KRO/RD/Tim)