RADARINDO.co id – Batu Bara : Untuk mempercepat program vaksinasi, Pemerintah Kabupaten Batu Bara meninjau pos pelayanan vaksinasi yang diselenggarakan PT. Multimas Nabati Asahan (PT. MNA – Wilmar Group), di Aula Mess PT. MNA, jl. Access Road Inalum, Kuala Tanjung, Kecamatan Sei Suka, Sabtu (05/03/2022).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kadis Kesehatan.
Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana Batu Bara, Wahid Khusyairi, Humas PT Wilmar, Agus Sunyoto, Manager Administrasi PT Wilmar, Miku Imansyah, dan Haed safety PT Wilmar, Juni Supandi.
Baca Juga : Kapolda Sumut Ucapkan Terimakasih Kepada Tokoh Agama
Pelaksanaan vaksinasi gotong royong, tidak terlepas dari Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 tahun 2021 tentang Pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi COVID-19.
Kolaborasi Program vaksinasi tersebut, merupakan bentuk konkret dukungan dunia usaha dan Pemkab Batu Bara, terhadap pelaksanaan percepatan vaksinasi pada masyarakat.
Kegiatan tersebut diadakan selama 3 hari, yang dimulai tanggal 2,4, dan 5 Maret 2022. Pada hari ke tiga, PT. MNA menargetkan 500 dosis vaksin untuk karyawan dan masyarakat di lingkungan sekitarnya.
Vaksinasi yang terdiri dari vaksinasi dosis 1 dan 2, diperuntukkan bagi pelayanan publik, masyarakat umum, lansia, remaja dan anak sekolah.
Kemudian vaksinasi booster (dosis 3) diperuntukan bagi masyarakat berusia 18 tahun ke atas, dan sudah 3 bulan menerima vaksinasi dosis 2.
Pemkab Batu Bara sudah membentuk pos pelayanan vaksinasi di setiap desa dan kelurahan di seluruh Kabupaten Batu Bara. Kita juga sudah memilki banyak vaksinator yang sesuai dengan standar pemerintahan.
“Ini sesuai dengan peraturan Presiden untuk percepatan vaksinasi dan jangan lupa untuk selalu menerapkan protokol Kesehatan,” ungkap Bupati Zahir.
Baca Juga : MTQ Ke – XV Kabupaten Batu Bara Ditutup, Tanjung Tiram Raih Juara Umum
Bupati Zahir berharap dengan vaksinasi tersebut, masyarakat terproteksi dari Virus Covid-19 dan terbentuk herd immunity. Sehingga pelayanan aparatur pemerintah atas pelayanan publik tercapai, dan meningkatkan kualitas Kesehatan untuk masyarakat.
(KRO/RD/DHASAM)







